KKN UNDIP: Dari Risiko ke Perlindungan Implementasi APD Pada UMKM Ikan Asap

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Agustus 2024 - 17:23 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KKN UNDIP mengadakan pelatihan penerapan APD di UMKM untuk melindungi pekerja di Desa Cibelok.

TRIBUNCHANNEL.COM – Cibelok – Pada 01 Agustus 2024, UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) seringkali menghadapi berbagai tantangan dalam mengimplementasikan Alat Pelindung Diri (APD) di tempat kerja. Salah satu masalah utama adalah keterbatasan anggaran, yang sering kali membuat pemilik UMKM lebih memilih untuk mengalokasikan dana untuk kebutuhan operasional lainnya daripada untuk APD.

 

Selain itu, kurangnya pengetahuan dan pelatihan mengenai pentingnya APD dan cara penggunaannya juga menjadi faktor yang signifikan.

 

Akibat dari kurangnya penerapan APD, risiko kesehatan dan keselamatan kerja meningkat secara drastis. Pekerja dapat terpapar berbagai bahaya. Ini tidak hanya meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja, tetapi juga dapat menyebabkan penurunan produktivitas dan kualitas kerja.

 

Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya perlindungan kesehatan dan keselamatan, penerapan APD di UMKM tidak hanya penting untuk melindungi pekerja tetapi juga untuk memastikan keberlangsungan dan kepatuhan usaha dalam jangka panjang.

 

Ikan asap merupakan salah satu UMKM yang berada di Desa Cibelok. Saat kunjungan pada UMKM ikan asap, mahasiswa diperkenalkan kepada pemilik dan pengelola serta rangkaian mengolah ikan asap dari awal hingga akhir. UMKM ikan asap belum terlalu memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja. Pekerja belum menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat mengasapi ikan. 

Baca Juga :  Danrem Wijayakusuma Dampingi Pa Sahli Kasad Wasev TMMD 121 Kodim 0736/Batang

 

Asap dari proses pengasapan berpengaruh langsung pada mata pedih juga menimbulkan polusi udara yang dapat berpengaruh pada kesehatan pernapasan. Pengelola merasa kurang nyaman apabila menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) karena pengap apabila menggunakan masker dan safety goggles serta sarung tangan pelindung panas. 

 

Mahasiswa KKN Reguler TIM II Universitas Diponegoro di Desa Cibelok berperan aktif dalam memberikan edukasi dan pendampingan mengenai penerapan Alt Pelindung Diri (APD) pada UMKM ikan asap. Kegiatan edukasi dan pendampingan dilakukan khususnya untuk para pekerja dan pengelola UMKM ikan asap Dusun IV, Desa Cibelok, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang.

 

Program Penerapan Alat Pelindung Diri (APD) pada UMKM IKAN Asap ini dilaksanakan oleh Vriska Atiana dari Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro.

 

Program edukasi dan pendampingan dilaksanakan pada hari Kamis, 1 Agustus 2024 di UMKM ikan asap Dusun Mijen, Desa Cibelok yang dibantu rekan mahasiswa lainya. Pelaksanaan program edukasi dimulai dengan pemaparan pengetahuan dan informasi dasar mengenai kesehatan dan keselamatan melalui penerapan APD, pengenalan nama dan fungsi dari APD, demonstrasi pemakaian APD, serta dokumentasi. 

Baca Juga :  BPD Denasri Wetan Gelar Musyawarah Desa Khusus bentuk Koperasi Desa Merah Putih

 

Kegiatan yang dilaksanakan mendapatkan respon positif oleh para pekerja dalam berdiskusi mengenai kendala dan tantangan penerapan APD saat bekerja. Mahasiswa memberikan solusi agar pekerja tetap selamat dan tetap nyaman dalam menggunakan alat pelindung diri (APD). 

 

Poster yang ditempel di lokasi pengasapan bertujuan sebagai pengingat mengenai pentingnya APD saat bekerja dan panduan pemakaian APD yang benar. Poster yang dibuat diharapkan mampu menambah pengetahuan dan informasi bagi para pekerja dan pengelola. 

 

Pemantauan program penerapan APD pada UMKM ikan asap dilakukan dengan pengisian berupa post-test untuk mengetahui kendala dan meningkatan pengetahuan para pekerja serta meningkatkan kesadaran kesehatan dan keselamatan kerja. 

 

Program penerapan APD pada UMKM ikan asap dapat menjadi salah satu bentuk meningkatkan kesadaran bagi para pekerja untuk tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja saat bekerja.  

 

Oleh : Vriska Atiana (Ilmu Kelautan-Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan)

DPL : Aghus Sofwan, S.T., M.T., Ph.D.

Deny Aditya Puspasari, S.T., M.PWK.

Patricia Evericho Mountaines, S.T., M.Cs.

 

SAS/Red

Berita Terkait

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih
Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI
Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor
PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar
Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional
Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:03 WIB

PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terbaru