Barang bukti dugaan BBM oplosan yang di distribusikan ke Nelayan.
TRIBUNCHANNEL.COM – Kota Tegal – Untuk meraup keuntungan yang lebih besar berbagai modus dilakukan oleh oknum. Pasalnya sejumlah nelayan di wilayah Jongor, Kota Tegal, Jawa Tengah keluhkan kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mereka terima dari seseorang pengusaha bernama inisial A, kemarin pada hari Rabu 16/7/2025.
Saat dikonfirmasi awak media, A menjelaskan bahwa BBM tersebut berasal dari PT. Tri Isano Industri yang berlokasi di Blok. M 101.110 Kelurahan Trimulyo Kecamatan Genuk Kota Semarang Jawa Tengah, “ucapnya.
BBM yang distribusikan oleh PT tersebut diduga telah dioplos dengan bahan seperti limbah oli bekas dan bahan berbahaya lainnya sehingga menimbulkan keresahan dan kerugian bagi A dan para nelayan, karena merasa dirugikan, A langsung konfirmasi kepada pihak PT. Tri Isano Industri untuk mengembalikan BBM tersebut, namun setelah tiba di lokasi PT tersebut, bukannya mendapat kenyamanan namun sopir A malah di usir keluar dari kantor, “ungkapnya.

“Saya mendapatkan pasokan BBM dari PT. Tri Isano Industri mas, pas saya cek ternyata mudah tersambar oleh api, terus juga kaya berlumpur, saya sudah coba komunikasi tapi saya diusir, “ujar A kepada awak media.
Salah satu nelayan yang tidak mau disebutkan namanya juga menyatakan resah jika ingin menggunakan BBM tersebut, pasalnya jika memaksakan menggunakan BBM tersebut, mesin perahu mereka mengalami kerusakan, sulit dinyalakan dan bahkan mogok di tengah laut, “keluhnya.
Hal tersebut tentunya sangat membahayakan keselamatan mereka dan mengganggu aktivitas melaut yang menjadi sumber penghidupan utama.

“Kalau kami menggunakan BBM yang ini bisa membahayakan keselamatan saya bahkan mogok ditengah laut, “paparnya.
Kami menduga bahwa BBM tersebut telah dicampur dengan bahan berbahaya yang tidak sesuai dengan standar, sehingga bukan hanya merusak mesin, tapi juga berpotensi membahayakan kesehatan, keselamatan dan mencemari lingkungan laut.
Para nelayan berharap APH Aparat Penegak Hukum bersama Dinas Kelautan dan Perikanan serta Pertamina segera turun tangan untuk menyelidiki kasus ini. Kami juga meminta agar distribusi BBM yang berkualitas dan aman segera dipulihkan demi kelangsungan mata pencaharian nelayan, permasalahan distribusi BBM di harapkan ada penanganan serius agar para nelayan tidak terus menjadi korban dan bisa kembali melaut dengan tenang, “harapnya.
Sementara, hingga berita ini diterbitkan, pihak PT. Tri Isano Industri belum memberikan klarifikasi resmi atas dugaan tersebut terhadap para nelayan.
Liza / Red



















