The GuarDianS Hadirkan Compass of Literacy Lewat Kegiatan UNSPOKEN di Jakarta Selatan
TRIBUNCHANNEL.COM- JAKARTA SELATAN — Komunitas literasi COOL Academy – COOL for Indonesia (Compass of Literacy) menggelar kegiatan “Stand Up For Soul: UNSPOKEN” di Pejaten Valley Residence, Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Open Mic, Open Heart, Open Mind” tersebut dihadiri sekitar 40 peserta dari berbagai latar belakang yang ingin berbagi cerita, pengalaman hidup, serta belajar memahami diri dan orang lain melalui ruang dialog yang terbuka.

Founder Cool Academy, Dian Sukma, dalam sambutannya menyampaikan bahwa setiap manusia memiliki cerita yang layak didengar dan dihargai. Menurutnya, keberanian untuk berbagi dan kesediaan untuk mendengarkan merupakan langkah awal membangun empati di tengah kehidupan masyarakat.
Acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, sambutan, doa bersama, serta pemaparan mengenai makna UNSPOKEN sebagai ruang aman untuk menyampaikan hal-hal yang selama ini sulit diungkapkan.

Suasana semakin hangat melalui sesi ice breaking bertajuk “Kompas Kehidupan” yang mengajak peserta mengenali arah perjalanan hidup, nilai-nilai diri, serta pengalaman yang membentuk karakter mereka.
Memasuki sesi Open Mic, para peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan cerita, harapan, rasa syukur, maupun pengalaman hidup yang selama ini tersimpan. Berbagai kisah yang disampaikan menghadirkan suasana penuh kehangatan dan perhatian.

Tidak sedikit peserta yang terharu saat mendengarkan cerita satu sama lain. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki perjuangan yang berbeda dan membutuhkan ruang untuk didengar tanpa penghakiman.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi refleksi yang mengajak peserta memaknai pengalaman yang diperoleh sepanjang acara sebelum ditutup dengan ngobrol santai dan membangun jejaring antarpeserta.
UNSPOKEN merupakan bagian dari gerakan Compass of Literacy yang diinisiasi untuk mengajak masyarakat tidak hanya membaca buku, tetapi juga membaca kehidupan, memahami diri sendiri, dan membangun kepedulian terhadap sesama.
Melalui kegiatan ini, The GuarDianS berharap semakin banyak masyarakat yang berani menyuarakan cerita, memperkuat empati, serta menghadirkan cahaya bagi lingkungan sekitarnya sesuai semangat yang diusung, “Dari Pena, Menjadi Cahaya.”
Ratu Andayani/Red



















