Pembangunan Jalan Rabat Beton di RT 10 RW 05 Dengan BKK Tahun 2025
TRIBUNCHANNEL.COM –Madiun – Dalam upaya meningkatkan dan mempermudah akses para petani dalam memperluas jalur distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan pendapatan petani, Pemerintah Desa (Pemdes ) Bajulan Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun merealisasikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun 2025 untuk rabat jalan beton yang berlokasi di RT 10 RW 05.
Kepala Desa Bajulan Hari Purnomo menerangkan bahwa , BKK yang digelontorkan Pemerintah Kabupaten Madiun ini bertujuan untuk pemerataan pembangunan dan memberdayakan masyarakat desa ini oleh Pemdes Bajulan melalui Musdes (musyawarah desa) di yang disepakati oleh BPD dan seluruh aspirasi masyarakat, dengan keputusan bersama tersebut sepakat untuk rabat beton.
“Mengingat jalan tanah diarea tersebut seringkali becek dan sulit dilalui kendaraan saat hujan turun, sehingga menghambat mobilitas warga serta menghambat proses petani dalam pengangkutan hasil panen “terangnya.

Realisasi BKK desa Bajulan untuk pembangunan jalan rabat beton dengan volume 0,15 x 3 x 74 meter mengunakan anggaran sebesar Rp.70.000.000 (tujuh puluh juta) termasuk pajak. Adapun pengerjaannya, dilaksanakan oleh Bambang Asmianto selaku ketua TPK yang dikerjakan dengan sistem padat karya tunai dengan tujuan bisa memberdayakan masyarakat sekitar lokasi.
”Dengan terealisasikan jalan rabat ini nanti , diharapkan bisa memudahkan aksesibilitas para petani dan menekan biaya angkut hasil pertanian, sehingga akan berdampak pada peningkatan ekonomi para petani dan Slogan Desa Bajulan “Satu Bahtera (Sayuk Tumuju Bajulan Sehat dan Sejahtera ) benar-benar bisa terwujud nyata “harap Kades Hari Purnomo ini.
Sambungnya ,khususnya para petani dapat bernapas legal sekarang ,karena kemudahan akses menuju lahan pertanian sebentar lagi akan terwujud.
“Semoga setelah selesai nanti benar-benar dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh masyarakat desa Bajulan, terutama para petani yang punya lahan sawah diarea pembangunan rabat jalan tersebut dan kedepannya para petani tidak lagi kesulitan menuju lahan pertaniannya serta mereka bisa lebih mudah dan murah dalam mengangkut hasil pertanian,” pungkasnya.
Jnd/Red



















