Warga Gang Merdeka dan Gang Lambang Garuda Keluhkan Pekerjaan Hotmix Yang Dinilai Tidak Rapi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 18:03 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga keluhkan Proyek jalan aspal yang diduga pengerjaannya asal asalan.

TRIBUNCHANNEL.COM –Lampung Utara – Sejumlah warga di Gang Merdeka dan Gang Lambang Garuda kelurahan kota alam, kecamatan kotabumi selatan menyampaikan keluhan terkait pekerjaan pengaspalan (hotmix) yang dikerjakan pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIB. Pekerjaan tersebut dinilai tidak rapi dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat setempat.

 

Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh warga yang terdampak. Salah satunya Indra (45), warga Gang Merdeka, yang mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil pekerjaan hotmix tersebut. Menurutnya, permukaan jalan terlihat tidak rapih, tidak rata, dan di beberapa titik aspal tampak tipis serta mudah terkelupas.

Baca Juga :  Semarak Malam Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2024 di Bojonegoro, Wujud Kebersamaan Dalam Akulturasi Budaya

 

“Kami sangat menyayangkan hasil pekerjaan ini. Dikerjakan malam hari, tapi hasilnya tidak maksimal. Banyak bagian yang tidak rapi serta tipis aspal nya” ujar Indra saat ditemui di lokasi.

Hal senada juga disampaikan oleh ibu Yanti 42th Mereka menilai pekerjaan tersebut terkesan terburu-buru dan tidak memperhatikan kualitas.

 

Masyarakat berharap pihak pelaksana pekerjaan maupun instansi terkait segera menindaklanjuti keluhan tersebut. Warga meminta agar pekerjaan hotmix yang sudah dilakukan dapat diperbaiki kembali sehingga hasilnya benar-benar sesuai dengan standar dan dapat digunakan dengan aman dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Jalan Desa Rusak Puluhan Tahun, Warga Padang Ratu Lampung Utara Keluhkan Akses Sekolah

 

“Kami tidak menolak pembangunan, justru mendukung. Tapi kami minta dikerjakan dengan baik dan rapi. Jangan asal jadi,” tambah Indra.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun dinas terkait mengenai keluhan warga tersebut. Masyarakat berharap ada respons cepat agar perbaikan segera dilakukan demi kenyamanan dan keselamatan bersama.

Darwis/Red

Berita Terkait

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung
Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara
Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Berita Terbaru