PETI Kembali Marak di Sungai Kapuas Sanggau, Masyarakat Soroti Pembiaran Aparat

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025 - 22:15 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

TRIBUNCHANNEL.COM –Sanggau – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, kembali marak. Sejumlah lanting PETI terlihat beroperasi aktif di kawasan seberang Desa Semerangkai hingga wilayah Mapai, dengan aktivitas pengerukan material sungai yang berlangsung secara terbuka.

 

Kembalinya aktivitas tambang ilegal ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Pasalnya, PETI bukan kali pertama terjadi di wilayah tersebut. Setelah sempat mereda, kini aktivitas kembali berjalan seolah tidak tersentuh penegakan hukum.

 

Warga menilai maraknya PETI tidak lepas dari dugaan pembiaran. Di masyarakat berkembang isu adanya dugaan setoran dari setiap lanting PETI kepada oknum tertentu agar aktivitas ilegal tersebut dapat terus berjalan tanpa gangguan.

Baca Juga :  Ketua DPW Sumut FORMAPERA Bambang Syahputra, Siap Menjalankan Amanah Roda Organisasi

 

Selain merusak lingkungan, PETI juga dinilai mencederai rasa keadilan. Warga mengaku heran karena aktivitas yang berlangsung terang-terangan di badan Sungai Kapuas tersebut seolah luput dari tindakan aparat penegak hukum.

 

Sorotan pun diarahkan kepada aparat setempat, khususnya Polres Sanggau. Sejumlah warga menilai selama ini aparat terkesan berpangku tangan dan tidak menunjukkan langkah penindakan yang nyata, meskipun aktivitas PETI telah berlangsung cukup lama.

 

Kondisi tersebut memunculkan rumor di tengah masyarakat mengenai dugaan adanya keterlibatan oknum aparat, termasuk isu setoran kepada oknum di jajaran Polres Sanggau. Meski masih sebatas dugaan dan belum terkonfirmasi, isu ini disebut warga sudah menjadi perbincangan umum.

 

Dampak aktivitas PETI terhadap lingkungan dinilai sangat serius. Pengerukan dasar sungai menyebabkan air Sungai Kapuas menjadi keruh, merusak ekosistem perairan, serta mengancam sumber air bersih masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Ratusan Buruh Plywood PT SGS Geruduk DPRD Jombang, Tuntut Kenaikan Upah 8,10 Persen dan Tolak PHK

 

Penggunaan bahan berbahaya seperti merkuri dalam proses pemisahan emas juga berpotensi mencemari air dan sedimen sungai, yang dalam jangka panjang dapat membahayakan kesehatan manusia dan keberlangsungan kehidupan masyarakat yang bergantung pada sungai.

 

Aktivitas PETI jelas melanggar ketentuan hukum, di antaranya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara serta Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dengan ancaman pidana penjara dan denda besar.

 

Masyarakat mendesak pemerintah pusat, kementerian terkait, serta aparat penegak hukum di tingkat yang lebih tinggi untuk turun tangan dan menindak tegas PETI di Sungai Kapuas Sanggau, guna menghentikan kerusakan lingkungan dan memulihkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

AZ/Red

Berita Terkait

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih
Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI
Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor
PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar
Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa
Panggung Banjarmasin Berhasil Ditaklukkan, My One Band Siap Lanjut ke Palangkaraya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:03 WIB

PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Selasa, 29 September 2026 - 18:50 WIB

Panggung Banjarmasin Berhasil Ditaklukkan, My One Band Siap Lanjut ke Palangkaraya

Berita Terbaru