Bupati Kendal bersama masyarakat melaksanakan penanaman mangrove di Desa Korowelanganyar, Kecamatan Cepiring, Rabu 29/4/2026.
TRIBUN CHANNEL – KENDAL – Gerakan penanaman 1 juta mangrove terus digencarkan di wilayah Pantura Kabupaten Kendal sebagai upaya rehabilitasi kawasan pesisir dan konservasi lingkungan.
Kegiatan penanaman mangrove kali ini dilaksanakan di Desa Korowelanganyar, Kecamatan Cepiring, dengan melibatkan ratusan relawan dan masyarakat setempat, Rabu (29/04/2026).
Ketua Masyarakat Peduli Lingkungan Hidup Kendal (MPLHK), Zaenal, mengatakan bahwa gerakan penanaman mangrove tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga ekosistem pesisir agar tetap lestari.

“Penanaman ini akan terus berkelanjutan hingga pohon-pohon mangrove tumbuh besar dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.
Pada kegiatan tersebut, sebanyak 5.000 pohon mangrove ditanam di kawasan pesisir Korowelanganyar. Penanaman dilakukan bersama sekitar 200 relawan yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, komunitas lingkungan, hingga pelajar.
Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan, bahwa kondisi pesisir di wilayah Pantura Kendal saat ini memerlukan perhatian serius.
Menurutnya, sekitar 90 persen wilayah pantai mengalami kerusakan garis pantai akibat abrasi dan perubahan lingkungan pesisir.
“Semoga melalui penanaman mangrove ini dapat membantu mencegah abrasi pantai serta menumbuhkan kembali biota laut. Yang tidak kalah penting adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan,” ungkapnya.
Mangrove memiliki banyak manfaat bagi ekosistem pesisir. Selain berfungsi menahan abrasi dan mencegah intrusi air laut, hutan mangrove juga menjadi habitat alami berbagai jenis ikan, kepiting, udang, dan biota laut lainnya. Keberadaan mangrove turut membantu menyerap emisi karbon, menjaga kualitas air, serta mendukung perekonomian masyarakat pesisir melalui sektor perikanan dan ekowisata.
Melalui gerakan penanaman mangrove secara masif dan berkelanjutan ini, diharapkan kawasan pesisir Kabupaten Kendal dapat kembali hijau, lebih terlindungi dari ancaman abrasi, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang. (ADV)
Suroto/Red



















