Gembong Mafia BBM Frenly Rompas Resahkan Masyarakat Sulut, Tolong Kami Komandan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gembong Mafia BBM Frenly Rompas Resahkan Masyarakat Sulut, Tolong Kami Komendan

 

TRIBUNCHANNEL.COM-SULUT – Praktik dugaan mafia bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Sulawesi Utara kembali menjadi sorotan publik. Nama Frenly Rompas disebut-sebut sebagai sosok sentral dalam jaringan distribusi ilegal yang hingga kini dinilai belum tersentuh penegakan hukum, meski telah berulang kali diberitakan sejumlah media. Rabu 29/04/2026

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah keberadaan gudang berkapasitas besar di Desa Kemah yang diduga terkait dengan aktivitas tersebut. Laporan mengenai lokasi ini sebelumnya telah disampaikan oleh Jurnalis Aktivis Rakyat Indonesia wilayah Sulut. Namun, hingga kini, respons aparat penegak hukum dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Sejumlah sumber yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa jaringan yang diduga dikendalikan Frenly Rompas merupakan salah satu yang terbesar di kawasan Sulut. Frenly bahkan diduga kuasai pasar ilegal BBM bersubsidi, khususnya jenis solar, diduga dikumpulkan dari berbagai SPBU di wilayah Sulut, kemudian didistribusikan kembali ke sektor industri, pertambangan dan diduga hingga ke wilayah Gorontalo.

Baca Juga :  Kapolsek Jempolan AKP Jemmy Worang Resmi Pimpin Polsek Tomohon Tengah

Praktik ini tidak hanya melanggar aturan distribusi energi bersubsidi, tetapi juga berpotensi merugikan keuangan negara dan mengganggu hak masyarakat yang seharusnya menjadi penerima manfaat utama BBM subsidi.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Mabes Polri, untuk turun langsung melakukan pemantauan dan penindakan terhadap distribusi BBM bersubsidi di daerah. Desakan ini muncul karena penanganan di tingkat daerah dinilai belum maksimal.

Beberapa pekan lalu, Gubernur Sulut, Yulius Selvanus Komaling (YSK) bersama Polda Sulut, sempat menyatakan komitmen untuk memberantas praktik mafia BBM. Namun di lapangan, aktivitas ilegal justru disebut masih berlangsung, bahkan dengan pola yang semakin berani.

Situasi ini juga memunculkan dugaan adanya praktik “main aman” atau permainan oknum yang memungkinkan jaringan ilegal tetap berjalan. Publik pun mulai mempertanyakan keseriusan aparat dalam menindak aktor-aktor utama di balik distribusi BBM ilegal tersebut.

Baca Juga :  Perkuat Infrastruktur SDA 2026, BWS Sulawesi I Manado Teken Kontrak Strategis Pengendalian Banjir dan Irigasi

Desakan juga diarahkan kepada Kapolda Sulut, Roycke Harry Langie, untuk mengambil langkah tegas, termasuk menindak lanjuti laporan dari Jurnalis Aktivis Rakyat Indonesia dan mengusut pihak-pihak yang diduga menjadi pengendali utama jaringan ini.

Lebih jauh, praktik mafia BBM disebut memiliki keterkaitan erat dengan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai wilayah Sulut. Distribusi BBM ilegal menjadi salah satu “urat nadi” operasional tambang ilegal yang selama ini turut memperparah kerusakan lingkungan.

Selain aparat kepolisian, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara juga didesak untuk menelusuri kemungkinan adanya aktor besar atau cukong di balik jaringan ini, yang diduga berasal dari luar daerah.

Kasus ini kini menjadi ujian nyata bagi aparat penegak hukum. Publik menanti langkah konkret, bukan sekadar komitmen, untuk membongkar jaringan mafia BBM hingga ke akar-akarnya demi melindungi hak masyarakat dan menyelamatkan sumber daya negara.

Stefanus/Red

Berita Terkait

Perkuat Infrastruktur SDA 2026, BWS Sulawesi I Manado Teken Kontrak Strategis Pengendalian Banjir dan Irigasi
PPK 2.3 BPJN Sulut Klarifikasi Terkait Pekerjaan Preservasi Jalan Maelang–Biontong–Atinggola Tahun 2026
Pesan Terakhir Zulmansyah kepada Adrianus Pusungunaung: Jabatan Silih Berganti, Torang Basudara
Sianida Diduga Palsu Beredar di Sulut, Penambang Rakyat Meminta APH Bongkar Aktor Intelektual
Srikandi Minahasa Sintia Bojoh Guncang Peta Persaingan Ketua PWI Sulut
Kapolsek Jempolan AKP Jemmy Worang Resmi Pimpin Polsek Tomohon Tengah
Jelang Idul Fitri 1447 H, Bank SulutGo Siapkan Dana Tunai Rp1 Triliun
Tambang Rakyat: Ada Bapak Tambang Rakyat, Siapa Bapak Sianida Sulut? Dicari!

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 17:01 WIB

Gembong Mafia BBM Frenly Rompas Resahkan Masyarakat Sulut, Tolong Kami Komandan

Rabu, 29 April 2026 - 16:47 WIB

Perkuat Infrastruktur SDA 2026, BWS Sulawesi I Manado Teken Kontrak Strategis Pengendalian Banjir dan Irigasi

Kamis, 23 April 2026 - 13:07 WIB

PPK 2.3 BPJN Sulut Klarifikasi Terkait Pekerjaan Preservasi Jalan Maelang–Biontong–Atinggola Tahun 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 22:35 WIB

Pesan Terakhir Zulmansyah kepada Adrianus Pusungunaung: Jabatan Silih Berganti, Torang Basudara

Rabu, 15 April 2026 - 12:24 WIB

Sianida Diduga Palsu Beredar di Sulut, Penambang Rakyat Meminta APH Bongkar Aktor Intelektual

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:08 WIB

Srikandi Minahasa Sintia Bojoh Guncang Peta Persaingan Ketua PWI Sulut

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:27 WIB

Kapolsek Jempolan AKP Jemmy Worang Resmi Pimpin Polsek Tomohon Tengah

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:36 WIB

Jelang Idul Fitri 1447 H, Bank SulutGo Siapkan Dana Tunai Rp1 Triliun

Berita Terbaru

Lampung

DPC PWRI Audensi Dengan Ketua MKKS, Perkuat Sinergitas

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:46 WIB