Anak Gadisnya Diduga Jadi Korban Pencabulan, Seorang Ibu di Pekalongan Memidanakan Bos Rental Mobil

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Juli 2024 - 19:44 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengacara Korban dan Heri Kendo Ketua LSM Perisai

TRIBUNCHANNEL.COM – PEKALONGAN – Seorang ibu di Pekalongan mengaku anak perempuannya yang masih berusia 16 tahun menjadi korban pencabulan bos rental mobil. Aksi pencabulan yang didahului percobaan perkosaan itu dilakukan pelaku sebanyak tiga kali.

 

“Dua kali pencabulan berlangsung di rumah saya dan satu lagi di dalam mobil,” ungkap ibu korban di Pengadilan Negeri (PN) Pekalongan, Rabu (10/7/2024).

 

Ia pun membeberkan peristiwa tragis yang menimpa anak pertamanya itu bermula dari dirinya yang kerap menyewa mobil pelaku untuk urusan mengantar barang dagangan. Pelaku kerap mengemudikan mobilnya sendiri.

 

Kemudian dari beberapa kali urusan menyewa mobil ternyata tanpa disadari sebelumnya pelaku juga ada maksud lain terhandap anak perempuan terutama si sulung yang saat ini duduk di bangku kelas satu SMA.

 

“Diduga memang pelaku ini sengaja mengincar anak saya. Awalnya tidak mau mengaku, setelah tidak kuat diancam-ancam terus akhirnya anaknya mengaku bahwa pelaku tiga kali berusaha memperkosanya,” jelas ibu korban.

Baca Juga :  LSM KCBI Laporkan Dugaan Kredit Fiktif di BPR BKK Pekalongan, Warga Jadi Korban "Pinjaman Siluman"

 

Ia mengatakan tiga kali percobaan perkosaan tersebut gagal lantaran anaknya pada saat itu sedang dalam keadaan berhalangan sehingga pelaku hanya melakukan pencabulan dengan ancaman, beruntung aksi ketiga saat itu kepergok ayahnya.

 

“Di aksi ketiga pelaku sempat memberikan minuman yang mengakibatkan anak saya tertidur di dalam mobil sebelum akhirnya di bawa ke rumah dan dipergoki oleh mantan suami saya yang kebetulan datang ke rumah untuk memberikan uang,” katanya.

 

Sebagai orang tua yang sibuk mencari nafkah sendirian, dirinya mengaku menyesal dan teledor dalam menjaga anak lantaran tidak menaruh curiga kepada orang lain yang sudah dianggap kenal baik.

 

“Pelaku ini mencuri kesempatan saat saya pergi untuk urusan dagang, bahkan berani menyaru seolah saya yang menyuruh untuk ke rumah atau menjemput anak padahal kenal pelaku hanya sebatas sewa mobil,” terangnya.

 

Dirinya juga mengaku syok tiga kali kejadian anaknya tidak berani mengutarakan perlakuan pelaku. Setelah melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pekalongan, kasusnya sudah disidangkan sampai pada tahap pemeriksaan saksi.

Baca Juga :  Danrem Wijayakusuma Ikut Meriahkan “Purwokerto Half Marathon 2024”

 

Sementara itu pengacara keluarga korban, Muhammad Ismail Zulkarnain menambahkan bahwa pelaku yang sudah beristri dan memiliki anak itu saat menjalankan aksinya tidak hanya mengeluarkan ancaman pembunuhan tapi juga menenteng palu untuk menakuti korban.

 

Akibat dari peristiwa tersebut, korban mengalami tekanan psikologi yang luar biasa karena tidak saja menolak untuk kembali bersekolah namun juga rasa trauma dan selalu ketakutan.

 

“Kami sebagai kuasa hukum korban sudah menyampaikan restitusi tindak pidana seperti yang sudah diatur dalam Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2022,” tegasnya. 

 

Diluar agedan persidangan Heri Kendo Ketua LSM Perisai mengatakan akan mengawal kasus ini sampai tuntas,supaya keluarga korban mendapat hukum seadil-adilnya.

 

“Kami dari LSM Perisai siap mengawal kasus tersebut sampai tuntas dan pelaku bisa mendapatkan hukum yang seberat-beratnya,” ujar Heri Kendo Ketua LSM Perisai.

 

Dikin/Red

Berita Terkait

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih
Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI
Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor
PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar
Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional
Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:03 WIB

PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terbaru