Mafia Solar Kuasai Minahasa, 2 SPBU Diduga Jadi Sarang Kecurangan BBM Subsidi, Istri Oknum APH Dituding Dalang Operasi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 19:09 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mafia bbm subsidi jenis solar di Minahasa Sulawesi Utara.

TRIBUNCHANNEL.COM –Minahasa – Dugaan praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali memicu kegelisahan masyarakat Kabupaten Minahasa. Beberapa SPBU di wilayah Tondano, termasuk SPBU Roong dan SPBU Kasuang, diduga menjadi pusat operasi jaringan mafia solar bersubsidi yang bekerja secara sistematis dan terorganisir. Kamis 15/08/2025

 

Desakan kepada aparat penegak hukum kian menguat. Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan, Direktorat Metrologi, BPH Migas, dan PT Pertamina didorong segera turun tangan menyusul maraknya laporan masyarakat terkait dugaan permainan kotor dalam distribusi BBM subsidi di lapangan.

 

Laporan dan kesaksian warga menunjukkan para oknum mafia BBM ini memakai dump truk untuk mengisi solar subsidi berkali-kali dalam sehari, melanggar aturan pemerintah yang membatasi pengisian satu kali perkendaraan melalui sistem barcode Pertamina. Sementara itu, masyarakat umum kerap tidak kebagian.

 

“Kami antre sejak subuh, tapi solar selalu habis saat giliran kami. Kendaraan tertentu malah bisa bolak-balik isi drum dan jerigen. Ini jelas bukan distribusi yang adil,” keluh seorang warga yang diwawancarai di SPBU Roong.

Baca Juga :  BSG dan Pemkab Minahasa Resmi Luncurkan KUR Bohusami, Dorong Fondasi Ekonomi Kerakyatan

 

Solar subsidi yang dikumpulkan tersebut diduga ditimbun di sejumlah gudang ilegal dan dijual kembali ke pasar gelap dengan harga industri, mencapai wilayah Bitung, Minahasa Selatan, Kotamobagu, Mitra, hingga Gorontalo.

 

Menurut sumber yang bisa dipercaya dan meminta namanya disamarkan menyebut bahwa semua mafia BBM yang ada di Minahasa diatur oleh Ci Ve istri seorang oknum aparat berinisial Ginting. G disebut menjadi aktor sentral yang mengatur distribusi dan melindungi jalannya operasi mafia solar di Tondano.

 

Beliau dikenal aktif “merapikan” laporan dan keluhan warga, perempuan ini disebut mengendalikan jaringan dengan keterlibatan langsung para operator lapangan.

 

Sebuah gudang di Desa Rinegetan, Tondano Barat, milik oknum berinisial G, dilaporkan disewakan kepada tiga mafia solar: Berry, Rico, dan Baco. Gudang ini menjadi titik konsolidasi utama distribusi ilegal BBM subsidi ke sektor industri.

 

Tak hanya itu, jaringan ini juga menyewa armada dalam jumlah besar, memperkuat dugaan bahwa kegiatan mereka terstruktur dan mendapat dukungan dari pihak-pihak dalam. Lebih dari sekadar operasi ilegal muncul nama-nama seperti Rico, Baco, dan Josua yang Diduga sebagai koordinator lapangan utama.

Baca Juga :  Refleksi 1 Tahun Pemerintahan Prabowo, Aktivis Pemuda Putri Nabila Damayanti, SH Beri Masukan

 

Sedangkan G (Ginting) Oknum aparat yang diduga membekingi jalannya operasi dan menyediakan gudang penimbunan. Sedangkan BG alias Billy alias “Gus Dur”  mengelola gudang di wilayah Wawalintoan.

 

Adanya keluhan masyarakat ini mendapat respon keras dari Ketua Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) Perjuangan, Jhonathan Mogonta, secara tegas meminta Kapolres Minahasa, AKBP Steven Simbar, agar bertindak tanpa kompromi.

 

“Jangan ada tebang pilih. Bila perlu, periksa semua SPBU di Tondano. Jika ada oknum polisi terlibat, harus diusut sampai tuntas. Mafia BBM hidup karena ada kolaborasi dari dalam,” tegas Mogonta.

 

Masyarakat kini menanti langkah tegas dari Kapolda Sulut, Irjen Pol. Roycke Harry Langie, dan seluruh jajaran aparat penegak hukum untuk menghentikan praktik kejahatan terorganisir yang merugikan negara dan rakyat kecil. Transparansi, integritas, dan komitmen pemberantasan mafia BBM menjadi harapan besar. Negara tidak boleh kalah oleh mafia.

(Stefanus)

Berita Terkait

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih
Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI
Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor
PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar
Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa
Panggung Banjarmasin Berhasil Ditaklukkan, My One Band Siap Lanjut ke Palangkaraya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:03 WIB

PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Selasa, 29 September 2026 - 18:50 WIB

Panggung Banjarmasin Berhasil Ditaklukkan, My One Band Siap Lanjut ke Palangkaraya

Berita Terbaru