Refleksi 1 Tahun Pemerintahan Prabowo, Aktivis Pemuda Putri Nabila Damayanti, SH Beri Masukan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Muda Putri Nabila Damayanti, SH saat memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta pada Selasa (30-12-2025)

TRIBUNCHANNEL.COM –JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis jumlah terbaru korban terdampak banjir bandang hingga tanah longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Jumlah korban meninggal dunia dari 3 provinsi tersebut bertambah menjadi 1.140 jiwa, dan 163 nama masih hilang data terakhir Minggu, 28-12-2025)

 

Aktivis Muda Putri Nabila Damayanti, SH saat memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta pada Selasa (30-12-2025) mengkritisi dan menyayangkan akan kebijakan yang ditetapkan Pemerintah terhadap status bencana banjir Blbandang yang melanda 3 Provinsi tersebut

 

“Kami selaku rakyat yang selalu mengamati perkembangan bencana yang terjadi di Sumatera merasa sangat miris dan sedih sekali, bahkan sudah ribuan korban tewas pun masih belum juga ditetapkan status bencana sebagai bencana nasional. Ada Apa?. Meski Pemerintah Prabowo telah berkunjung ke lokasi bencana, tapi itu tidaklah cukup memberikan bantuan ataupun perhatian kepada masyarakat yang terdampak, “ungkap Putri Nabila Damayanti, SH

Baca Juga :  Gekrafs Sumut Akan Berkolaborasi Dengan Pemerintah Daerah Untuk Mengembangkan Ekonomi Kreatif

 

“Pemerintah Pusat harus dengan tegas memberikan perhatian kepada rakyat. Kalau bantuan luar negeri dipersulit dan tidak memberikan ijin untuk masuk, seharusnya perhatian harus dengan cepat dan tepat serta maksimal diberikan ke rakyat, jangan tunggu dulu rakyat menderita atau sengsara,”sesal Putri

 

Dengan telah 1 tahunnya Pemerintahan Prabowo Gibran menjalankan pemerintahan. Ada beberapa poin refleksi akhir tahun yang disampaikan oleh Putri Nabila Damayanti, SH yang sesuai Pengamatan dan turun langsung kepada masyarakat.

 

“Makan Bergizi Gratis ini bagus, untuk menurunkan angka Stunting kepada anak-anak. Namun perlu banyak evaluasi terhadap Menu, jangan sampai adalagi kasus keracunan, dan untuk pengelolaan agar di serahkan sepenuhnya kepada Sekolah masing-masing saja. Terkait penebangan hutan liar perlu di beri hukuman berat, agar pelaku jera. Serta usut penyebab utama banjir bandang Sumatera, “ungkapnya.

 

“Dari Segi Hukum, di negara kita masih tumpul ke atas, tajam kebawah dan adanya praktek-praktek membela yang bayar masih melekat. Mari para aktifis muda yg berbasis ilmu hukum kita tanamkan hukum yang adil dan beradab agar negeri ini aman tidak mengaminkan yang salah”, tegas Putri alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta ini.

Baca Juga :  Hari Bhayangkara Sebagai Momentum Untuk Memperkuat Sinergitas TNI-Polri

 

“Dari segi kesehatan masih belum merata fasilitas yg dirasakan masyarakat kalangan bawah, terutama ibu hamil dan saat mau proses lahiran harus bernego dengan pihak RS mengenai biaya, ini sangatlah miris. dari Segi pendidikan masih perlu di evaluasi masih banyak anak usia sekolah yang belum bisa masuk sekolah terbentur dengan akte kelahiran, karena orang tuanya tidak punya buku nikah yang sah dari KUA, karena pernikahan siri, “ulas Putri menceritakan kejadian sewaktu turun kelapangan menjadi Caleg dulunya.

 

“Selamat memasuki tahun baru 2026, semoga di tahun 2026 akan lebih baik lagi, “tutup Putri yang aktif di PP AMPG dan pernah caleg DPRD Cianjur dari Partai Golkar ini.

Megy/Red / Putri Nabila Damayanti SH

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
Direktur PDAM Raih Penghargaan Top Ceo BUMD Awards 2026
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Ketum GMOCT : Jangan Kriminalisasi Wartawan, Kasus Mojokerto Harus Mengacu UU Pers
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Senin, 13 April 2026 - 22:02 WIB

Direktur PDAM Raih Penghargaan Top Ceo BUMD Awards 2026

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:22 WIB

Ketum GMOCT : Jangan Kriminalisasi Wartawan, Kasus Mojokerto Harus Mengacu UU Pers

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru