Dampak Kenaikan Tunjangan DPR dan Kematian Driver Ojol , Ribuan Massa Geruduk Kantor DPRD Kota Madiun

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Madiun, Sabtu (30/8/2025).

TRIBUNCHANNEL.COM –MADIUN – Ribuan massa yang terdiri dari masyarakat umum, mahasiswa, dan komunitas ojek online (Ojol) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Madiun, pada Sabtu (30/8/2025).

 

Aksi ini merupakan bagian dari gelombang protes serentak di sejumlah daerah. Massa menyoroti berbagai kebijakan pemerintah dan DPRD, terutama terkait besarnya tunjangan anggota DPRD yang dinilai tidak wajar jika dibandingkan dengan kondisi ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Beasiswa 10 Sarjana Perdesa dari Pemkab Bojonegoro, Tingkatkan Kualitas Pendidikan Beri Manfaat Bagi Warga Kurang Mampu

 

Menurut Haidar, salah satu koordinator aksi, kesenjangan tersebut terasa mencolok.

 

 “Kita ketahui UMK Kota Madiun hanya sekitar Rp2 juta lebih sedikit. Sedangkan tunjangan DPRD bisa mencapai Rp50 juta per bulan. Ini jelas tidak masuk akal dan tidak berpihak pada rakyat, ” ujarnya dalam orasi.

Selain menyoroti tunjangan DPRD, massa juga mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus kematian seorang driver Ojol dalam tragedi aksi demo di Jakarta.

 

 “Kami meminta kasus kematian saudara kami, driver ojol di Jakarta, diusut hingga tuntas, jangan ada yang ditutup-tutupi, ”tegas Haidar.

Baca Juga :  Sektor UMKM Sumbang Capaian Investasi Kota Pekalongan Hingga 40 Persen

 

Pantauan di lapangan, aksi awalnya berlangsung kondusif.

 

Namun, situasi memanas setelah sejumlah peserta melakukan aksi lempar ke arah gedung DPRD Kota Madiun.

 

Aparat keamanan pun memperketat pengamanan untuk mencegah bentrokan lebih lanjut.

 

Hingga berita ini diturunkan, ribuan massa masih bertahan di sekitar kantor DPRD Kota Madiun dengan penjagaan ketat dari aparat Kepolisian.

Jnd/Red

Berita Terkait

Oknum Mengaku “PSHT JJ” Geruduk Tempat Latihan di Saradan, Tim LHA Pusat Madiun Resmi Lapor Polisi
Dorong Literasi Data, BPS Tetapkan Tiga Desa Kebonsari Jadi Desa Cantik
Bapenda Kabupaten Madiun Hadir di Bahana Bersahaja, Dekatkan Layanan Perpajakan ke-Masyarakat
PDAM Kabupaten Madiun Raih Top Ceo BUMD Awards 2026
Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
Pemdes Betek Salurkan Bantuan Dari Bapanas Pada 335 KPM
Pimpin Apel Pagi, Wabup Madiun Tegaskan Kinerja dan Inovasi ASN
Momentum Halal Bihalal, Jack Associates Bangun Kolaborasi Lintas Organisasi di Jombang

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:14 WIB

Oknum Mengaku “PSHT JJ” Geruduk Tempat Latihan di Saradan, Tim LHA Pusat Madiun Resmi Lapor Polisi

Kamis, 16 April 2026 - 20:54 WIB

Dorong Literasi Data, BPS Tetapkan Tiga Desa Kebonsari Jadi Desa Cantik

Rabu, 15 April 2026 - 17:45 WIB

Bapenda Kabupaten Madiun Hadir di Bahana Bersahaja, Dekatkan Layanan Perpajakan ke-Masyarakat

Rabu, 15 April 2026 - 16:35 WIB

PDAM Kabupaten Madiun Raih Top Ceo BUMD Awards 2026

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Selasa, 14 April 2026 - 14:54 WIB

Pemdes Betek Salurkan Bantuan Dari Bapanas Pada 335 KPM

Senin, 13 April 2026 - 14:30 WIB

Pimpin Apel Pagi, Wabup Madiun Tegaskan Kinerja dan Inovasi ASN

Kamis, 9 April 2026 - 15:17 WIB

Momentum Halal Bihalal, Jack Associates Bangun Kolaborasi Lintas Organisasi di Jombang

Berita Terbaru