TRIBUNCHANNEL.COM-MADIUN–Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun kembali hadir ditengah masyarakat melalui kegiatan Bakti Harmoni Bersahaja yang kali Ini merupakan kegiatan yang ke-tiga selama tahun 2026 di pemerintahan Bupati Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Purnomo Hadi. Bahana Bersahaja yang ke-tiga diselenggarakan di Desa Bancong Kecamatan Wonoasri diselenggarakan selama dua hari (14– 15 April 2026).
Kepala Bapenda Kabupaten Yudi Hartono melalui Penelaah Tehnik Kebijakan Arif Choirul Anwar yang berada di stand Bahana Bersahaja desa Bancong mengatakan pada awak media ,bahwa Bapenda hadir digiat ini, bertujuan untuk mendekatkan tempat pelayanan kepada masyarakat dalam hal perpajakan.
“Diantarnya, pecah mutasi SPPT PBB, membuka ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan konsultasi pajak daerah, mensosialisasikan mekanisme pembayaran Pajak Daerah secara Online maupun Qris serta mengingatkan dan mendorong kepada masyarakat Wajib Pajak untuk segera melunasi pembayaran PBB sebelum jatuh tempo pada tanggal 30 September 2026. Dikarenakan pembayaran setelah jatuh tempo dikenai sanksi administrasi 1% perbulan,” terangnya.
Untuk diketahui selain itu Bapenda hadir di Bahana Bersahaja desa Bancong juga melayani Pajak Bea perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) termasuk permohonan waris serta layanan pajak lain meliputi, pendaftaran objek pajak baru juga melayani pembetulan dan mutasi pembatalan dan pengurangan pajak.

Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi di dampingi PJ. Sekda Sigit Budiarto Saat Menyerahkan SPPT pada Wajib Pajak Desa Bancong
Sementara Kegiatan BST di hari yang kedua Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi bersama Forkompinda dan jajaran melakukan kerja bakti gotong royong membangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi rumah layak hunian yang Harmonis Bersih Sehan dan Sejahtera.
Bupati menuturkan, program ini tidak hanya bertujuan menyediakan rumah layak huni, tetapi juga menjadi strategi jangka panjang Pemkab Madiun dalam mengentaskan kemiskinan.
“Kerja bakti membangun rumah baru layak huni harmonis ini, sebagai bentuk implementasi dalam mewujudkan Kabupaten Madiun yang Bersahaja (Bersih Sehat Sejahtera) ,Kita ingin semua masyarakat tinggal di rumah yang layak dan memiliki harapan hidup yang lebih baik ” tuturnya.
“Kami bersama pak Wakil menekankan pentingnya pelayanan untuk masyarakat khususnya kesehatan, Pemerintahan Harmonis berkomitmen memastikan tidak ada warga yang kesulitan dalam pembiayaan kesehatan “pungkasnya.
Sebelumnya ,pada malam harinya ada serap aspirasi warga masyarakat desa Bancong yang digelar dalam bentuk sarasehan dan diawal dimulainya Bahana Bersahaja ada apel bersama yang dilanjutkan dengan olahraga bersama warga.
Di hari kedua Bupati dan Wakil Bupati bersama Forkopimda setelah selesai melakukan kerja bakti gotong royong, berserta jajaran berkeliling meninjau lokasi stan pelayanan semua OPD.
Berbagai pelayanan publik oleh berbagai OPD, yang mana ini menunjukkan sinergi nyata antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Madiun yang Bersahaja.
Jnd/ Adv



















