Aksi Potas Kembali Terjadi di Minahasa Tenggara, Warga Minta Polres Mitra Gencarkan Patroli

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 09:22 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seekor anjing yang telah mati karena di potas

TRIBUNCHANNEL.COM –Minahasa Tenggara  – Aksi kejam oknum pelaku doger anjing atau dikenal dengan sebutan “potas” kembali menggegerkan warga Kabupaten Minahasa Tenggara. Kali ini, kejadian terjadi di Desa Rasi, Kecamatan Ratahan, pada Kamis subuh, 11/09/2025.

 

Menurut kesaksian warga, seekor anjing peliharaan yang berada di depan Gereja GMIM Syaloom Rasi menjadi korban. Yang lebih memilukan, anjing tersebut belum sepenuhnya mati usai diberi racun, namun tetap dipukuli menggunakan besi oleh pelaku hingga tak bernyawa, lalu dimasukkan ke dalam sebuah mobil Avanza berwarna hitam.

Baca Juga :  Diduga, Warung Aceh Bebas Jual Obat Terlarang Diwilayah Hukum Kota Pekalongan

 

Tak hanya itu, potas yang ditebar di sejumlah titik bahkan masih aktif hingga siang hari, menyebabkan beberapa ekor anjing lainnya turut menjadi korban.

 

Seorang ibu rumah tangga yang menjadi saksi mata mengungkapkan kekejaman aksi tersebut dengan nada haru. “Mereka tidak hanya meracuni, tapi juga menyiksa hewan yang belum mati. Sangat tidak manusiawi,” ujarnya.

 

Sementara itu, seorang warga lainnya yang anjingnya turut menjadi korban menyampaikan kemarahannya. “Kalau saya temukan mereka, saya akan balas. Mereka tidak tahu betapa anjing itu sudah seperti keluarga bagi kami,” tegasnya.

Baca Juga :  Solidaritas Warga BojongminggirJaga Desa Tetap Kondusif, Tolak Cafe Perusak Moral

 

Masyarakat Desa Rasi kini mendesak aparat penegak hukum (APH), khususnya Polres Minahasa Tenggara (Polres Mitra), untuk segera mengambil langkah tegas. Patroli rutin dinilai sangat penting guna mencegah aksi kejahatan serupa terulang.

 

Warga juga mengimbau sesama pemilik hewan peliharaan agar lebih waspada dan menjaga anjing mereka, terutama di malam hingga dini hari.

 

Aksi potas ini bukan hanya kejahatan terhadap hewan, tetapi juga mencerminkan ancaman terhadap keamanan lingkungan. Publik berharap pihak berwajib tidak tinggal diam dan segera mengusut tuntas jaringan pelaku doger yang semakin meresahkan.

(Stefanus)

Berita Terkait

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih
Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI
Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor
PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar
Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa
Panggung Banjarmasin Berhasil Ditaklukkan, My One Band Siap Lanjut ke Palangkaraya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:03 WIB

PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Selasa, 29 September 2026 - 18:50 WIB

Panggung Banjarmasin Berhasil Ditaklukkan, My One Band Siap Lanjut ke Palangkaraya

Berita Terbaru