Solidaritas Warga BojongminggirJaga Desa Tetap Kondusif, Tolak Cafe Perusak Moral

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Bojongminggir Pasang Spanduk, Tolak Cafe Remang Penjual Miras

TRIBUNCHANNEL.COM – Pekalongan – Puluhan warga Desa Bojongminggir, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, turun ke jalan menolak keberadaan cafe remang-remang yang diduga menjual minuman keras (miras), Jumat (22/8/2025).

 

Aksi penolakan diwujudkan dengan pemasangan spanduk berukuran besar di sejumlah titik strategis desa. Spanduk tersebut berisi protes keras terhadap aktivitas cafe yang dinilai mencemari lingkungan dan meresahkan masyarakat.

 

Gerakan ini dipelopori oleh Forum Peduli Bojongminggir (FPB) yang digagas para kyai dan sesepuh desa. Ketua FPB, H. Sukarjo, menegaskan aksi ini merupakan komitmen warga untuk menjaga moralitas dan keamanan lingkungan.

Baca Juga :  Diduga Intimidasi Warga dan LSM Kresna Cakra Nusantara, Kades Menganti Dilaporkan Polisi

 

“Dengan pemasangan spanduk ini, kami ingin menegaskan penolakan terhadap cafe penjual miras. Lingkungan harus dijaga agar tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi keluarga,” tegas Sukarjo.

 

Tak hanya menyampaikan penolakan, warga juga melayangkan ultimatum. Mereka memberikan waktu 1×24 jam bagi pihak terkait untuk mengambil langkah nyata. Jika tidak, massa mengancam akan menggelar aksi lebih besar dengan melibatkan ibu-ibu pengajian dan komunitas pemuda Bojongminggir.

 

Aksi tersebut mendapat dukungan luas. Banyak warga hadir langsung untuk menunjukkan solidaritas, berharap pemerintah desa dan aparat penegak hukum segera bertindak.

 

Baca Juga :  Pembina DPW SWI Jateng Beri Pengarahan, Begini Pesannya

Ketua Forum Masyarakat Sipil Indonesia (Formasi), Mustadjirin, yang ikut mendampingi aksi, mendesak aparat penegak hukum (APH) serta Satpol PP tidak tinggal diam.

 

“Kami minta ada tindakan tegas. Jangan biarkan tempat-tempat maksiat menjamur di Pekalongan yang dikenal sebagai kota santri. Apalagi ada gudang miras yang berada persis di utara Masjid Jami’ Bojong Selatan, Pasar Bojong. Itu harus segera ditutup dan disegel,” ujarnya.

 

Dengan gerakan ini, warga Bojongminggir berharap ketertiban dan keselarasan lingkungan tetap terjaga, sekaligus menjadi peringatan agar pihak-pihak yang mendirikan usaha serupa tidak lagi mengganggu kehidupan masyarakat desa.

Slamet / Red

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru