Bau Menyengat & Lalat Mengganas, Warga Robayan Desak Penutupan Total Kandang di Tengah Permukiman

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026 - 01:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga RT 17 RW 2 Desa Robayan, akhirnya melayangkan ultimatum tegas terhadap keberadaan kandang ayam di tengah permukiman.

 

TRIBUNCHANNEL.COM-JEPARA – RT 02 Tambah,vRT 17 Bias, RT 16 Azim, RT 18 Safiq RT 10 Rohim RW 2 Desa Robayan, Kecamatan Kalinyamatan, akhirnya melayangkan ultimatum tegas terhadap keberadaan kandang ayam di tengah permukiman. Setelah dua pekan menunggu jawaban, pemilik kandang menyepakati penutupan total paling lambat 7 Mei 2026.

Ketegangan antara warga dan pemilik kandang ayam di Desa Robayan kembali mencuat dalam pertemuan lanjutan yang digelar pada Jumat, 24 April 2026. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari dialog sebelumnya pada 10 April 2026, di mana pemilik kandang, H. Mufrodi, meminta waktu dua minggu untuk merespons tuntutan warga.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Kepala Desa Robayan H. Gufron, Kapolsek Kalinyamatan Iptu Hery Sutanto, serta perwakilan dari kecamatan, suasana sempat diwarnai perbedaan pendapat. Namun, dialog tetap berlangsung kondusif hingga menghasilkan kesepakatan bersama.

Baca Juga :  Tanamkan Empati Sejak Dini, Anak Pos PAUD Mentari Gelar Kegiatan Berbagi Untuk Warga Sekitar

Warga secara tegas menuntut penutupan permanen kandang ayam yang dinilai berada tidak pada tempatnya, yakni di tengah-tengah permukiman padat. Selama ini, aktivitas kandang disebut telah menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan dan kesehatan warga.

Keluhan utama yang disampaikan meliputi:

Bau menyengat yang mengganggu kenyamanan

Serbuan lalat yang masuk hingga ke dalam rumah.

Potensi pencemaran lingkungan yang berkepanjangan.

Ketua RT 17 RW 2, Bias, menegaskan bahwa tuntutan warga bukan tanpa alasan.

“Sesuai tuntutan warga, kandang harus ditutup permanen karena sangat mengganggu. Bau dan lalat sudah masuk ke rumah-rumah warga,” tegasnya.

Kesepakatan Tegas dan Batas Waktu

Dari hasil pertemuan tersebut, disepakati beberapa poin penting:

1. Pemilik kandang bersedia menutup operasional kandang ayam secara permanen

2. Penutupan harus dilakukan dalam kondisi bersih

Baca Juga :  Semarak Ramadan Forum TBM Jepara, Anak-Anak Cerdas Ilalang Antusias Ikuti Menggambar dan Dongeng

3. Batas waktu maksimal: Kamis, 7 Mei 2026

4. Jika tidak dilaksanakan, warga sepakat akan menempuh jalur hukum

Kesepakatan ini dituangkan dalam berita acara resmi yang disaksikan oleh unsur pemerintah desa dan aparat keamanan.

Sorotan Lingkungan dan Penegakan Aturan

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya penataan usaha peternakan di wilayah permukiman. Secara regulasi, kegiatan yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan tidak diperbolehkan berdiri di kawasan padat penduduk tanpa pengelolaan yang memenuhi standar.

Desakan warga menjadi sinyal kuat bahwa kesadaran lingkungan masyarakat semakin meningkat, sekaligus menuntut ketegasan pemerintah dalam menegakkan aturan.

Dengan tenggat waktu yang telah disepakati, warga kini menunggu realisasi komitmen dari pemilik kandang.

Apakah penutupan akan benar-benar dilakukan sesuai kesepakatan, atau konflik akan berlanjut ke ranah hukum?Warga Robayan telah bersuara—kini saatnya bukti nyata ditegakkan.

Petrus/Red

Berita Terkait

Satu Dekade Jepara Ourland Park, Hadirkan Festival Kreativitas dan Kepedulian Lingkungan
Tanamkan Empati Sejak Dini, Anak Pos PAUD Mentari Gelar Kegiatan Berbagi Untuk Warga Sekitar
APE Bola Gelinding Jadi Media Kreatif Tingkatkan Kognitif dan Motorik Halus Anak
Video Animasi Siklus Kehidupan Ayam Jadi Media Belajar Menarik Untuk Anak Usia Dini
Pengembangan APE “Kartu Hujan” Untuk Mengenalkan Konsep Bilangan Pada Anak Usia 4–5 Tahun
Jepara Geger! Pohon Pinggir Jalan di Sulap Jadi “Mesin Uang” Desa
Permainan Tradisional Dakon Latih Kognitif Anak Usia Dini di KB Wijaya Kusuma
Hari Kartini 2026: Kemenbud dan Jepara Gelar Talkshow Perempuan Menginspirasi di Musium Kartini

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 07:31 WIB

Satu Dekade Jepara Ourland Park, Hadirkan Festival Kreativitas dan Kepedulian Lingkungan

Sabtu, 25 April 2026 - 01:17 WIB

Bau Menyengat & Lalat Mengganas, Warga Robayan Desak Penutupan Total Kandang di Tengah Permukiman

Jumat, 24 April 2026 - 11:24 WIB

Tanamkan Empati Sejak Dini, Anak Pos PAUD Mentari Gelar Kegiatan Berbagi Untuk Warga Sekitar

Jumat, 24 April 2026 - 10:17 WIB

APE Bola Gelinding Jadi Media Kreatif Tingkatkan Kognitif dan Motorik Halus Anak

Jumat, 24 April 2026 - 09:08 WIB

Video Animasi Siklus Kehidupan Ayam Jadi Media Belajar Menarik Untuk Anak Usia Dini

Kamis, 23 April 2026 - 16:24 WIB

Pengembangan APE “Kartu Hujan” Untuk Mengenalkan Konsep Bilangan Pada Anak Usia 4–5 Tahun

Kamis, 23 April 2026 - 09:13 WIB

Jepara Geger! Pohon Pinggir Jalan di Sulap Jadi “Mesin Uang” Desa

Rabu, 22 April 2026 - 23:01 WIB

Permainan Tradisional Dakon Latih Kognitif Anak Usia Dini di KB Wijaya Kusuma

Berita Terbaru