Pengembangan APE “Kartu Hujan” Untuk Mengenalkan Konsep Bilangan Pada Anak Usia 4–5 Tahun

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 16:24 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengembangan APE “Kartu Hujan” untuk Mengenalkan Konsep Bilangan pada Anak Usia 4–5 Tahun

 

TRIBUNCHANNEL.COM-Jepara- Perkembangan kognitif pada anak usia dini merupakan proses pertumbuhan kemampuan berpikir, memahami, dan memecahkan masalah yang berlangsung sejak lahir hingga usia sekitar 6–8 tahun. Pada masa ini, yang dikenal sebagai masa keemasan (golden age), perkembangan otak anak terjadi sangat pesat. Anak-anak belajar paling efektif melalui aktivitas bermain yang menyenangkan dan bermakna.

Dalam mendukung proses tersebut, diperlukan Alat Permainan Edukatif (APE) yang mampu merangsang kemampuan berpikir dan pemecahan masalah. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah APE “Kartu Hujan”, yang dirancang untuk mengenalkan konsep bilangan 1–10 melalui media visual berupa rintik hujan.

Pengembangan APE ini dilakukan di KB Nurul Qolbi, dilatarbelakangi oleh keterbatasan media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Kondisi tersebut menyebabkan anak-anak mudah merasa bosan, serta masih banyak yang mengalami kesulitan dalam mengenal angka dan konsep berhitung.

Baca Juga :  Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna Titipkan Pesan: Taruna Akpol Jadi Inspirasi Siswa Sekolah Rakyat

Pembelajaran menggunakan APE Kartu Hujan bertujuan meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui metode bermain. Kegiatan ini dilaksanakan pada 7 April 2026 di KB Nurul Qolbi Tanjung Pakis Aji, Jepara, dengan fokus pada pembelajaran inti di dalam kelas saat kondisi anak masih dalam keadaan segar dan siap menerima materi.

Kegiatan ini melibatkan guru sebagai fasilitator, yakni Ibu Nur Jannah, serta 19 anak usia dini berusia 4–6 tahun sebagai peserta didik. Selain itu, orang tua juga dilibatkan dalam kegiatan tertentu sebagai bentuk dukungan terhadap proses pembelajaran.

Melalui media ini, anak-anak diajak mengenal angka dengan cara mencocokkan jumlah rintik hujan pada gambar payung dengan angka serta jumlah batu yang tersedia. Pendekatan ini membantu anak memahami konsep bilangan melalui benda konkret dan aktivitas langsung.

Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan guru memperkenalkan media APE kepada anak-anak, kemudian menjelaskan cara bermain. Anak-anak diminta mengambil kartu hujan dan mencocokkan angka dengan jumlah rintik hujan dan batu. Selanjutnya, mereka bergiliran mencoba permainan tersebut dengan bimbingan dan motivasi dari guru.

Baca Juga :  Polri Hadir untuk Rakyat, Bazar UMKM dan Pasar Murah Bhayangkari Jepara Ringankan Beban Warga

Selama kegiatan berlangsung, antusiasme anak-anak terlihat sangat tinggi. Mereka aktif berpartisipasi, menunjukkan rasa senang, serta belajar berinteraksi satu sama lain, termasuk menunggu giliran dan mengembangkan rasa ingin tahu.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penggunaan APE Kartu Hujan mampu meningkatkan kemampuan berpikir anak, khususnya dalam memahami konsep angka dan hitungan 1–10. Selain itu, minat belajar anak juga meningkat karena metode yang digunakan bersifat menyenangkan dan interaktif.

Dengan keberhasilan ini, diharapkan lembaga pendidikan dan para guru terus berinovasi dalam menciptakan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan anak usia dini, sehingga proses belajar menjadi lebih efektif dan bermakna.

ratuandayani/Red

Berita Terkait

Jepara Bersholawat di Karimunjawa, Bupati Singgung Pengajuan Dana Pembangunan Rp55 Miliar
Narso Bantah Tuduhan Mafia BBM, Siap Tempuh Jalur Hukum
Penyegaran Birokrasi Jepara, 29 Pejabat Dilantik untuk Percepat Pelayanan Publik
DPRD Jepara Kebut 4 Ranperda Strategis: Budaya Dilindungi, Industri Dipacu, Pilkada 2029 Disiapkan
Belasan Penerima MBG Dilarikan ke RS PKU Aisyiyah Jepara, Mayoritas Keluhkan Mual, Diare Dan Muntah
PR Pesadika JEKHA Salurkan Sponsorship Rp60 Juta, Dukung Bazar UMKM HUT Bhayangkari ke-74 di Kalinyamatan
Polri Hadir untuk Rakyat, Bazar UMKM dan Pasar Murah Bhayangkari Jepara Ringankan Beban Warga
Diare Merebak di Tiga Sekolah, MBG Sekuro 1 Disetop Sebelum Hasil Lab Keluar

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Jepara Bersholawat di Karimunjawa, Bupati Singgung Pengajuan Dana Pembangunan Rp55 Miliar

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Narso Bantah Tuduhan Mafia BBM, Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 18 September 2026 - 15:26 WIB

Penyegaran Birokrasi Jepara, 29 Pejabat Dilantik untuk Percepat Pelayanan Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:10 WIB

DPRD Jepara Kebut 4 Ranperda Strategis: Budaya Dilindungi, Industri Dipacu, Pilkada 2029 Disiapkan

Rabu, 16 September 2026 - 20:30 WIB

Belasan Penerima MBG Dilarikan ke RS PKU Aisyiyah Jepara, Mayoritas Keluhkan Mual, Diare Dan Muntah

Sabtu, 12 September 2026 - 18:02 WIB

PR Pesadika JEKHA Salurkan Sponsorship Rp60 Juta, Dukung Bazar UMKM HUT Bhayangkari ke-74 di Kalinyamatan

Sabtu, 12 September 2026 - 11:26 WIB

Polri Hadir untuk Rakyat, Bazar UMKM dan Pasar Murah Bhayangkari Jepara Ringankan Beban Warga

Rabu, 9 September 2026 - 20:45 WIB

Diare Merebak di Tiga Sekolah, MBG Sekuro 1 Disetop Sebelum Hasil Lab Keluar

Berita Terbaru