Buku LKS Diperjual Belikan di Sekolah se Kabupaten Pekalongan, Atas Rokemendasi Mr J

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 19:36 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali murid menunjukan buku LKS kepada awak media.

TRIBUNCHANNEL.COM –Pekalongan – Buku yang diduga tak memiliki ijin edar oleh Kemendikbud  beredar luas di kalangan siswa dan siswi Sekolah Dasar (SD) di kabupaten Kabupaten Pekalongan. Bahkan ironisnya buku ini dijual melalui sekolah.

 

Hal ini terungkap dari penuturan salah wali murid / orang tua yang berdomisili di kecamatan Siwalan, sebut saja namanya Paijo, belum lama ini, yang merasa keberatan karena anaknya harus membeli buku yang di “sodorkan” oleh pihak sekolah.

 

“Harganya tiga belas ribu perbukunya, sedangan anak saya harus beli sekitar sembilan buku mata pelajaran ( mapel), ini cukup memberatkan bagi saya yang cuma pedagang keliling, apalagi saya memilik tiga orang anak yang semuanya masih sekolah,”tuturnya kepada awak media, Selasa 04/11/2025.

Dari informasi tersebut awa media memcoba menelusuri kebenarnya dengan mendatangi beberapa orang tua wali murid lainnya yang sedang menjemput anaknya pulang sekolah, dan  di benarkan oleh beberapa orang tua tersebut, “anak saya juga disuruh beli, yang saya bingung kok tidak diberikan kuitansi.

Baca Juga :  Cabuli Anak di Bawah Umur, Oknum Guru di Boja Diamankan Sat Reskrim Polres Kendal

 

Padahal itu kan yang menjual pihak sekolah sekecil apapun kan harusnya ada kuitansinya. Awalnya saya curiga kalau anak saya belum membayar namun saat saya tanyakan kepada wali murid yang lain memang mereka juga tidak di berikan kuitasi,” paparnya.

 

Sementara itu, salah seorang Kepala Sekolah (Kasek) yang enggan namanya kepada awak  media membenarkan adanya peredaran buku tersebut, “memang benar kami menyediakan buku atau Lembar Kerja Siswa atau Mudol siswa tersebut, ini semata-mata demi medukung kelancaran belajar mengajar siswa dan siswi kami.

 

Dan untuk siswa atau siswi yang tidak mampu mereka kami berikan secara gratis, atau subsidi silang ,itu kenapa harga yang tadinya Dua Belas Ribu kami jual menjadi Tiga Belas Ribu per-eksemplarnya.

 

Itu juga kami masih memberikan keringanan karena wali tidak langsung membayar full, biasanya mereka mengangasur dan lunas saat pengambilan raport, “jelasanya.

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Pekalongan Setujui Propemperda 2026, 10 Raperda Masuk Agenda Pembentukan Regulasi Daerah

 

Ditambahkan oleh Kasek semua sekolah dasar yang berada di setiap Korwil masing  masing harus membeli buku LKS tersebut, kecuali SDN Wuluh 01, tidak membeli ,hampir semua sekolahan SD negeri di wilayah kecamatan Siwalan membeli buku LKS tersebut yang di suplai oleh pedagang buku berinisial A, Saya ini juga masih bingung karena sampai saat ini belum ada pembagian fee dari pedagang, padahal biasanya ada fee untuk sekolah,” keluhnya.

 

Dan menurut Salah satu penyuplai buku lKS inisial A  waktu dikonfirmasi melalui Via telepon seluler oleh awak media” Dirinya mengatakan bahwa Saya berani menjual buku lKS atas rekomendasi mr J,dan bukan kecamatan Siwalan saja , mungkin semua kecamatan yang berada dibupaten Pekalongan melalui rokemendsi Mr. J, “pungkasnya.

 

Hal ini sangat disayangkan oleh APH maupun dinas terkait tidak ada tindakan sama sekali.

Rohim/Red

Berita Terkait

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih
Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI
Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor
PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar
Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional
Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:03 WIB

PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terbaru