TRIBUNCHANNEL.COM- MADIUN –Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinaskerin kerjasama LPK Sinergi Abadi dan PT. Golden Step Indonesia layaklah diacungi jempol. Pasalnya, atas kerjasama mereka sebanyak 50 pencari kerja dilatih Menjahit Upper Sepatu Gelombang 3, sekaligus Melaunching Inovasi ‘Selai Pisang Raja’ (Selesai Pelatihan Vokasi Langsung Kontrak Kerja) yang dilakukan oleh Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, M.H., di Aula Balai Desa Ngampel, Mejayan, Kamis (16/7/2026).
Acara ini disaksikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, S.STP. M.H, pihak LPK Sinergi Abadi, Perusahaan dan Kades Ngampel.
Menariknya, setelah dinyatakan lulus, sebanyak 50 peserta pelatihan ini langsung menandatangani kontrak kerja dengan PT. Golden Step Indonesia, dan mereka langsung bekerja di pabrik sepatu itu. Ini bukti nyata, bahwa Pemerintah Kabupaten Madiun serius menjalankan salah satu program utamanya, yakni mengurangi angka pengangguran.
Ditemui seusai acara, Wakil Bupati juga menegaskan jika dirinya bersama Bupati Madiun terus berinovasi dan membuat terobosan dalam rangka mengurangi pengangguran di Kabupaten Madiun, salah satunya lewat pelatihan Menjahit Upper Sepatu, dimana mereka langsung menandatangani kontrak kerja.
“Jadi itu memang tugas kami sebagai pemerintah. Saya dengan pak Bupati terus berusaha menekan angka kemiskinan, dengan mencarikan lowongan pekerjaan dan pelatihan seperti ini (Menjahit Upper Sepatu). Dan hasilnya mulai kelihatan, sebelum saya dengan pak Bupati menjabat, angka pengangguran kita di atas rata-rata Provinsi Jawa Timur, setelah kami menjabat 1,5 tahun ini, kini angka pengangguran di Kabupaten Madiun sudah dibawah rata-rata Provinsi Jawa Timur,” akunya.
Ditambahkannya, PT. Golden Step Indonesia membutuhkan 1000 karyawan dan hingga saat ini baru terisi 400 orang, dan masih membutuhkan 600 karyawan. Untuk itu, Wakil Bupati Madiun ingin anak-anak muda menangkap peluang ini, karena pihaknya sudah berusaha memfasilitasinya dengan pelatihan-pelatihan.
“Tapi anak-anak ini juga harus mempunyai kemampuan, kemauan dan niatan yang baik, karena kesempatan kerja masih tersedia. Dan yang kami prioritaskan adalah tenaga kerja lokal, agar mereka bisa meningkatkan taraf hidupnya. Jadi mohon doanya, agar saya dengan pak Bupati dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan mampu mengurangi pengangguran di Kabupaten Madiun,” pinta Wakil Bupati.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Madiun Arik Krisdiananto mengapresiasi setinggi-tingginya sinergi dengan LPK Sinergi Abadi dan PT. Golden Step Indonesia. Melalui program pelatihan Menjahit Upper Sepatu Gelombang 3 dan peluncuran inovasi ‘Selai Pisang Raja’, sebanyak 50 pencari kerja kita tidak hanya dibekali keterampilan tetapi juga langsung dihubungkan dengan dunia kerja.
Ini adalah bukti nyata Pemkab Madiun dalam mengurangi pengangguran dan menciptakan tenaga kerja yang kompeten, siap pakai serta memprioritaskan putra-putri daerah.
Saat ini PT. Golden Step masih membutuhkan 600 karyawan lagi. Untuk itu kami mengajak anak-anak muda di Kabupaten Madiun untuk terus meningkatkan kompetensi dan memanfaatkan kesempatan ini.
” Karena tugas pemerintah Kabupaten Madiun memastikan setiap warga punya peluang untuk mandiri secara ekonomi,” tegasnya.
Juned / Red



















