Pemkab Lampura Adukan Dugaan Perusakan Pasar Bindu ke Polres, Kerugian Rp700 Juta

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Lampung Utara resmi mengadukan dugaan perusakan los dan kios Pasar Bindu .

TRIBUNCHANNEL.COM-Lampung Utara – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara resmi melaporkan dugaan perusakan aset daerah ke aparat penegak hukum. Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lampung Utara, Hendri, S.H., bersama Kabag Hukum Setdakab Lampung Utara, Syahrullah, mendatangi Polres Lampung Utara pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Laporan tersebut diterima dan tercatat dengan Nomor LP/B/430/VIII/2026/SPKT/POLRES LAMPUNG UTARA/POLDA LAMPUNG pukul 11.20 WIB.

Dalam laporan itu, Hendri mengadukan dugaan Tindak Pidana Pengrusakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 262 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Baca Juga :  Diduga Ilegal, Tambang Pasir di Register 17 Kembali Beroperasi

Berdasarkan keterangan dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan, peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Minggu, 2 Agustus 2026 sekira pukul 11.00 WIB di sebuah Los Kios Pasar Bindu, Jalan Raya Way Rarem, Desa Bindu, Kecamatan Abung Kunang, Kabupaten Lampung Utara.

“Atas nama Pemerintah Daerah Lampung Utara, kami hari ini secara resmi melaporkan dugaan perusakan terhadap los dan kios yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten Lampung Utara di Pasar Bindu,” ujar Hendri, S.H.

Dalam laporan disebutkan, bangunan los dan kios tersebut dibangun oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lampung Utara. Saat ini kondisi bangunan dilaporkan telah rusak dan rata dengan tanah.

Baca Juga :  Dugaan Penggelapan Dana BOS di SMA Negeri 3 Kotabumi, Kas Sekolah Disebut Kosong Hingga Ratusan Juta Rupiah

Akibat kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp700.000.000 atau tujuh ratus juta rupiah.

Dengan telah dilaporkannya kasus ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan dan penyidikan kepada Polres Lampung Utara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Laporan ini ditandatangani oleh pelapor, Hendri, dan diketahui oleh IPDA Redyan Tama, S.H. selaku a.n KA SPKT Resor Lampung Utara.

Darwis/tim/red

Berita Terkait

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda
Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung
Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara
Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Dugaan Mark-Up Rp9,9 Miliar Anggaran Swakelola Bapenda Lampung Timur Selama 2 Tahun Disorot

Berita Terbaru