Foto Istimewa: dalam Rapat Pleno Bersama Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, S.E., M.M
TRIBUNCHANNEL.COM–SANGIHE — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) pada 15 September 2026. Rapat tersebut membahas penguatan sinergi lintas sektor guna memastikan program inklusi keuangan di daerah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rapat pleno dihadiri Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, S.E., M.M., Kepala OJK Robert Sianipar, serta Penjabat (Pj.) Sekda Sangihe Johanis Pilat.
Turut hadir Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa Parengkuan, Pimpinan Cabang Bank SulutGo Tahuna Fernando Mamahi, perwakilan Pimpinan Cabang Pembantu (Pincapem) Tamako, serta pimpinan cabang Bank BRI dan Bank Mandiri. Sejumlah kepala dinas terkait di lingkungan Pemkab Sangihe dan tamu undangan lainnya juga mengikuti rapat tersebut.
TPAKD Harus Beri Dampak Nyata
Dalam arahannya, Bupati Sangihe Michael Thungari menegaskan agar pelaksanaan program TPAKD tidak berhenti pada agenda seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
“Agenda TPAKD tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial yang minim tindak lanjut. Kita harus memastikan program ini mampu memberikan dampak nyata dan menghadirkan akses keuangan riil bagi peningkatan perekonomian masyarakat Sangihe,” tegas Bupati.
Menurutnya, setiap program yang dirancang melalui TPAKD harus memiliki tindak lanjut yang jelas dan dapat dirasakan manfaatnya, khususnya oleh pelaku usaha dan masyarakat di sektor produktif.
Dorong Kemudahan Akses KUR
Salah satu langkah yang menjadi perhatian dalam rapat tersebut adalah perluasan akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), petani, serta nelayan.
Pemkab Sangihe mendorong pihak perbankan, khususnya Bank SulutGo, BRI, dan Bank Mandiri, untuk terus mempermudah akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), dengan tetap memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang berlaku.
Selain sektor perdagangan dan pertanian, rapat juga menyoroti potensi sektor kelautan dan perikanan. Penguatan pembiayaan bagi usaha budidaya ikan maupun perikanan tangkap dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi maritim yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Melalui sinergi antara Pemkab Sangihe, OJK, dan industri perbankan, TPAKD diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan dan pembiayaan keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan sektor-sektor produktif di daerah.
Dengan demikian, program TPAKD diharapkan tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi benar-benar hadir sebagai instrumen yang memberikan manfaat bagi peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sangihe secara berkelanjutan.
Maria/Red



















