Foto Bersama Pemkab Talaud dalam Kegiatan Penandatanganan MoU di Kantor Pusat PT Bank SulutGo Manado
TRIBUNCHANNEL.COM-MANADO — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pengembangan Ekosistem Jual Beli Hasil Tangkap Ikan.
Penandatanganan MoU berlangsung di Kantor Pusat PT Bank SulutGo, Jalan Piere Tendean, Manado, Kamis (24/9/2026). Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan ekonomi daerah di Provinsi Sulawesi Utara, khususnya melalui penguatan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Melalui pengembangan ekosistem tersebut, rantai perdagangan hasil tangkap ikan diharapkan menjadi lebih terintegrasi, transparan, dan efisien, sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap layanan keuangan dan pembayaran digital bagi nelayan serta pelaku usaha perikanan.
Bank SulutGo menyatakan kesiapannya untuk mendukung implementasi ekosistem perikanan tersebut melalui penyediaan berbagai layanan perbankan, digitalisasi transaksi pembayaran, hingga fasilitasi pembiayaan bagi nelayan dan pelaku usaha.
Keberadaan BSG Cabang Melonguane juga diharapkan menjadi ujung tombak pelayanan perbankan di lapangan, sehingga kebutuhan masyarakat nelayan dan pelaku usaha perikanan di Kepulauan Talaud dapat dilayani secara lebih dekat dan optimal.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, Robert Sianipar, mengatakan kerja sama tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat akses keuangan masyarakat melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Menurutnya, penguatan ekosistem perikanan tidak hanya berkaitan dengan akses pembiayaan, tetapi juga perlu dibarengi dengan peningkatan edukasi dan literasi keuangan bagi para nelayan.
Program yang didorong antara lain akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun program KUR Bohusami. Edukasi keuangan juga dinilai penting agar nelayan mampu mengelola pendapatan dan pembiayaan secara bijak serta memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap risiko pinjaman dari sumber-sumber pembiayaan yang tidak resmi.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat semakin terhindar dari praktik rentenir maupun pinjaman online ilegal yang berpotensi membebani pelaku usaha.
Bupati Talaud: Jangan Berhenti pada Seremonial
Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, menyambut positif terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi dengan Bank SulutGo dan OJK memiliki arti penting bagi daerah yang memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar.
Welly berharap kesepakatan yang telah ditandatangani tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi segera diwujudkan dalam program-program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Potensi kelautan dan perikanan di Kepulauan Talaud sangat besar. Karena itu, kerja sama ini harus segera ditindaklanjuti secara konkret oleh dinas-dinas teknis bersama unit perbankan di daerah,” demikian harapannya.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, OJK, serta para pelaku usaha agar pengelolaan hasil perikanan dapat memberikan nilai tambah dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di Kepulauan Talaud. Penandatanganan MoU tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan dari berbagai instansi terkait.
Dari jajaran Bank SulutGo hadir Komisaris Rania Dilalish Ismail, Direktur Kredit Ester Rampengan, serta Branch Manager BSG Cabang Melonguane Stevi P. Maringka.
Sementara dari OJK Sulawesi Utara dan Gorontalo hadir Kepala OJK Robert Sianipar, Deputi Direktur Budiman Siahaan, Manajer Toar K. Datulong, serta Asisten Manajer Egmathia Marentek.
Sedangkan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud, Bupati Welly Titah didampingi Kepala Badan Perbatasan Daerah Fanny Unasong, Kepala Dinas Kominfo Stella Bentian, Kepala Dinas Perhubungan sekaligus Plt. Kepala BPBD Ir. Leida Dahlan, serta Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Pengelolaan TPI Elton Renjore.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem perikanan yang lebih kuat di Kepulauan Talaud, mulai dari proses penangkapan, transaksi hasil laut, pembayaran, hingga akses pembiayaan, sehingga potensi sektor perikanan dapat semakin memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Maria/Red



















