Kepala Kantor Kemenag Kota Manado, Hj. Rogaya Udin Saat Menyerahkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Di manado
TRIBUNCHANNEL.COM–MANADO – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Manado, Hj. Rogaya Udin, didampingi jajaran pejabat eselon IV, kepala madrasah, dan penyuluh agama, meninjau langsung lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak di wilayah Sindulang, Ternate Baru, dan Kombos, Senin (19/10/2026).
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata komitmen Kemenag Kota Manado melalui semangat “Kemenag Peduli Bencana, Kemenag Berdampak”, sebagai bentuk kehadiran pemerintah yang tidak hanya menjalankan tugas pelayanan keagamaan, tetapi juga hadir memberikan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
Bantuan yang disalurkan merupakan donasi dari keluarga besar Kemenag Kota Manado. Bantuan tersebut meliputi kompor gas lengkap dengan regulator, peralatan memasak seperti belanga, panci, dan sondo, bahan kebutuhan pokok (sembako), serta pakaian layak pakai.
Penyaluran bantuan dilakukan di tiga lokasi terdampak, yakni 36 paket untuk warga di Sindulang, 2 paket di Ternate Baru, dan 4 paket di Kombos, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai 42 paket.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus meringankan beban mereka dalam menjalani masa pemulihan pascakebakaran.
Kepala Kantor Kemenag Kota Manado, Hj. Rogaya Udin, menyampaikan bahwa kehadiran Kemenag di tengah masyarakat yang tertimpa musibah bukan semata-mata untuk menyerahkan bantuan material, tetapi juga memberikan dukungan moril, perhatian, dan doa bagi para korban.
“Ini adalah wujud nyata Kemenag hadir di tengah masyarakat. Kami turut prihatin atas musibah yang dialami saudara-saudara kita. Semoga bantuan dari keluarga besar Kemenag Kota Manado ini dapat sedikit meringankan beban mereka. Kami juga berdoa agar para korban diberikan kekuatan, ketabahan, dan semangat untuk bangkit kembali,” ungkap Rogaya Udin.
Menurutnya, semangat kepedulian dan kebersamaan perlu terus dipupuk, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi sulit akibat bencana. Melalui aksi solidaritas ini, Kemenag Kota Manado ingin menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas administratif dan keagamaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Kehadiran jajaran Kemenag Kota Manado di lokasi kebakaran pun mendapat sambutan positif dari warga terdampak di Sindulang, Ternate Baru, dan Kombos. Mereka menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas perhatian, bantuan, dan kepedulian yang diberikan secara langsung.
Aksi sosial ini sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan gotong royong sebagai bagian penting dari pengabdian Kementerian Agama kepada masyarakat.
Melalui semangat “Kemenag Peduli Bencana, Kemenag Berdampak”, Kemenag Kota Manado terus berupaya menghadirkan pelayanan yang tidak hanya dirasakan dalam kehidupan beragama, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi musibah dan membutuhkan uluran tangan.
Stefanus/Red



















