Program Kerja KKN di Desa Cibelok: Pendampingan Pembuatan WhatsApp Business ke UMKM Basreng WW

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Agustus 2024 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KKN Universitas Diponegoro melaksanakan program kerjanya di Desa Cibelok dengan tema “Pendampingan Pembuatan WhatsApp Business

TRIBUNCHANNEL.COM – Cibelok – Pada 09 Agustus 2024 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro melaksanakan salah satu program kerjanya di Desa Cibelok dengan tema “Pendampingan Pembuatan WhatsApp Business untuk UMKM Basreng WW.”

 

Program ini bertujuan untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Cibelok agar dapat memanfaatkan aplikasi WhatsApp Business sebagai alat komunikasi dan pemasaran yang efektif dalam menjalankan usaha mereka. Pelatihan ini diikuti oleh sasaran Ibu Wiwik selaku pemilik UMKM Basreng WW di Desa Cibelok. 

 

Sasaran sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena menyadari pentingnya memiliki saluran komunikasi yang profesional dengan pelanggan. WhatsApp Business dipilih sebagai topik utama pelatihan karena penggunaannya yang sangat luas di Indonesia, serta fiturnya yang dirancang khusus untuk kebutuhan bisnis. Selama pelatihan, mahasiswa KKN memberikan pendampingan langkah demi langkah mengenai cara membuat dan mengoptimalkan akun WhatsApp Business. 

Peserta diajak untuk langsung mempraktikkan cara mengunduh dan menginstal aplikasi, mendaftarkan nomor bisnis, serta mengisi profil bisnis dengan informasi yang lengkap, seperti alamat, deskripsi usaha, dan jam operasional.

Baca Juga :  Playon FC Pemalang Harus Menelan Kekalahan 2 - 0 Saat Berlaga Dengan Porsid FC Brangsong

 

Mahasiswa KKN juga menjelaskan berbagai fitur yang tersedia di WhatsApp Business, seperti penggunaan label untuk mengatur pelanggan, fitur katalog untuk menampilkan produk atau layanan, dan fitur balas cepat untuk merespons pertanyaan pelanggan dengan efisien. Sasaran  diberi kesempatan untuk mencoba sendiri fitur-fitur tersebut dan mendapatkan pendampingan langsung dari mahasiswa KKN apabila menemui kesulitan. 

 

Salah satu bagian penting dari pelatihan ini adalah diskusi mengenai strategi komunikasi yang efektif melalui WhatsApp Business. Mahasiswa KKN memberikan tips tentang cara berinteraksi dengan pelanggan secara profesional, bagaimana merespons keluhan dengan cepat dan tepat, serta bagaimana memanfaatkan fitur broadcast untuk mengirimkan informasi promosi kepada pelanggan tanpa dianggap sebagai spam.

 

Output dari program kerja ini adalah Berupa Modul Pembuatan WhatsApp Business. Setiap UMKM sasaran berhasil membuat dan mengoptimalkan akun WhatsApp Business mereka. Dengan demikian, mereka dapat lebih mudah menjangkau pelanggan, memberikan informasi produk secara lebih terstruktur, dan meningkatkan profesionalisme dalam berkomunikasi dengan pelanggan. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi keberlangsungan usaha UMKM di Desa Cibelok. 

Baca Juga :  Cegah Penyakit IMS: Mahasiswa KKN Undip Pantau Remaja Soal Kesehatan dan Kebersihan Alat Reproduksi

 

Dengan adanya WhatsApp Business, diharapkan para pelaku UMKM dapat memperluas jangkauan pemasaran mereka, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta memperkuat loyalitas pelanggan terhadap produk atau layanan yang mereka tawarkan.

 

Setelah pelatihan selesai, kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan mengenai penggunaan fitur-fitur spesifik di WhatsApp Business serta bagaimana mengatasi berbagai tantangan yang mungkin muncul dalam penggunaannya.

 

Mahasiswa KKN juga menyampaikan saran untuk terus memanfaatkan aplikasi ini secara optimal dan rutin memperbarui informasi bisnis mereka. Dengan demikian, pelaksanaan program kerja “Pendampingan Pembuatan WhatsApp Business untuk UMKM” ini dapat menjadi inspirasi bagi UMKM lainnya dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memajukan usaha mereka

 

Oleh : Rafiq Bagus Firnanda (Teknik Komputer)

DPL : Aghus Sofwan, S.T., M.T., Ph.D.

Deny Aditya Puspasari, S.T., M.PWK.

Patricia Evericho Mountaines, S.T., M.Cs.

 

SAS/Red

Berita Terkait

Pengobatan Resmi Alat Vital Serpong H. Abdulazis Atasi Lemah Syahwat
Lubang di Jalan Provinsi Tubaba Tewaskan Ayah Muda, Warga Turun Tangan Perbaiki Jalan Karena Kecewa Pemkab Diam
Akui Proyek Rp2 Miliar, Kadis PU Pesisir Barat Bungkam Saat Diminta Data Tender
TRINUSA Laporkan Dugaan Dana BOS 2021–2025 ke Kejari, Siapkan Langkah Hukum Balik Usai Digugat
Bupati Kendal: Kondisi Pesisir di Wilayah Pantura Kendal Perlu Perhatian Serius
Rapat Paripurna Bupati Kendal Respons Rekomendasi DPRD, Soroti Perbaikan Kinerja Pemda Kendal
Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:55 WIB

Pengobatan Resmi Alat Vital Serpong H. Abdulazis Atasi Lemah Syahwat

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:11 WIB

Lubang di Jalan Provinsi Tubaba Tewaskan Ayah Muda, Warga Turun Tangan Perbaiki Jalan Karena Kecewa Pemkab Diam

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:36 WIB

Akui Proyek Rp2 Miliar, Kadis PU Pesisir Barat Bungkam Saat Diminta Data Tender

Kamis, 30 April 2026 - 23:48 WIB

TRINUSA Laporkan Dugaan Dana BOS 2021–2025 ke Kejari, Siapkan Langkah Hukum Balik Usai Digugat

Rabu, 29 April 2026 - 20:46 WIB

Bupati Kendal: Kondisi Pesisir di Wilayah Pantura Kendal Perlu Perhatian Serius

Senin, 27 April 2026 - 17:06 WIB

Rapat Paripurna Bupati Kendal Respons Rekomendasi DPRD, Soroti Perbaikan Kinerja Pemda Kendal

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Berita Terbaru