Residivis Aba Mail Kendalikan Jaringan Pemalsuan STNK di Manado, Diduga Libatkan Aparat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 18:28 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi dugaan dokumen palsu (dok istimewa).

TRIBUNCHANNEL.COM – MANADO – Jaringan pemalsuan surat kendaraan di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, mulai terkuak. Dari hasil investigasi, sindikat ini dikendalikan oleh seorang residivis bernama Aba Mail, warga Tumumpa Satu, Kecamatan Tuminting.

 

Mail diketahui pernah mendekam di penjara karena kasus serupa. Kini, ia kembali beraksi dengan jaringan yang lebih rapi dan diduga mendapat dukungan dari oknum aparat. “Saya tidak sendiri, ada juga yang bantu dari dalam (Samsat Manado),” ujar Mail.

 

Modus yang digunakan terbilang klasik. Mail mencari konsumen dari mulut ke mulut, sembari mewanti-wanti agar transaksinya dirahasiakan. Target utamanya adalah pemilik kendaraan tanpa surat resmi alias bodong, serta para pelaku kriminal jalanan.

Baca Juga :  Hearing Komisi III DPRD Sulut: Proyek MORR III Masih Terkendala Pembebasan Lahan

 

Tarif yang dipatok Mail bervariasi. Untuk surat pajak kendaraan dengan blangko asli, ia mematok harga sekitar Rp500 ribu. Sementara untuk paket lengkap berupa STNK dan pajak, harga ditawarkan mencapai Rp1,5 juta.

 

“Kalau hanya pajak bisa selesai dalam sehari. Tapi kalau paket komplit biasanya butuh dua sampai lima hari,” kata Mail.

Baca Juga :  GWI Kalbar Luruskan Polemik Dewan Pembina: Penunjukan Dinilai Sah dan Sesuai Aturan Organisasi

 

Pembayaran dilakukan dua tahap, yakni 50 persen di muka dan sisanya setelah surat selesai dicetak. Mail mengaku mengirimkan dokumen palsu tersebut melalui ojek online setelah memberi kabar ke konsumen lewat aplikasi WhatsApp.

 

“Biasanya setelah jadi, saya hubungi konsumen. Kalau dekat bisa ambil langsung, kalau jauh dikirim via ojek online,” bebernya.

 

Praktik ilegal ini kini tengah menjadi sorotan, mengingat keterlibatan oknum aparat yang disebut-sebut ikut bermain. Aparat kepolisian diminta serius mengusut jaringan pemalsuan ini hingga ke akar-akarnya.

(Tim)

Berita Terkait

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih
Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI
Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor
PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar
Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa
Panggung Banjarmasin Berhasil Ditaklukkan, My One Band Siap Lanjut ke Palangkaraya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:03 WIB

PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Selasa, 29 September 2026 - 18:50 WIB

Panggung Banjarmasin Berhasil Ditaklukkan, My One Band Siap Lanjut ke Palangkaraya

Berita Terbaru