RSUD Kota Madiun Dekatkan Layanan Kesehatan ke-warga lewat WBR 2026
TRIBUNCHANNEL.COM-MADIUN- Komitmen pelayanan humanis ditunjukkan RSUD Kota Madiun atau RSUD Sogaten. Rumah sakit kebanggaan Kota Pendekar ini turut ambil bagian dalam program Walikota Bersama Rakyat (WBR) dengan membuka stand pelayanan kesehatan gratis untuk warga.
Kegiatan dipusatkan di depan Pustu (Puskesmas Pembantu) Jl. Sriti, Kelurahan Nambangan Lor. Warga tidak hanya datang bersama keluarga, tapi juga langsung memanfaatkan layanan medis tanpa dipungut biaya sepeserpun.
Tak tanggung-tanggung, RSUD Kota Madiun membagi layanan menjadi tiga sesi agar bisa melayani warga seharian penuh:
Pagi (08.00 – 13.00 WIB) Pemeriksaan Anemia / Kadar HB untuk deteksi dini lemas, pusing, dan kurang fokus.
-Siang – Malam (13.00 – 21.00 WIB) Pelayanan Fisioterapi untuk konsultasi nyeri otot, sendi, dan saraf.
Malam (18.00 – 21.00 WIB): Pemeriksaan Mata untuk keluhan minus, silinder, dan kesehatan mata umum.
Direktur RSUD Kota Madiun, dr. Muhammad Nur, M.M., Sp.OG, menegaskan keikutsertaan ini adalah bentuk nyata RSUD hadir di tengah rakyat, bukan menunggu rakyat datang ke RS.
“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat Kota Madiun mendapatkan akses pelayanan kesehatan secara optimal tanpa terkendala biaya. Melalui Walikota Bersama Rakyat ini, RSUD Kota Madiun hadir langsung melayani masyarakat, mulai dari cek kadar HB, fisioterapi, hingga pemeriksaan mata. Manfaatkan momentum ini untuk periksa kesehatan sejak dini,” ujar dr. Muhammad Nur.
Pantauan di lapangan, stand medis RSUD Kota Madiun diserbu warga. Antusiasme tinggi terlihat karena warga bisa konsultasi langsung dengan tenaga medis profesional RSUD tanpa harus antre di rumah sakit.
Langkah ini sekaligus menegaskan transformasi RSUD Kota Madiun yang terus berinovasi memberikan pelayanan yang inklusif, humanis, dan profesional demi mewujudkan Kota Madiun yang sehat dan maju.
Jned/Red



















