Peserta dan pengurus PCNU Jombang berfoto bersama dalam Muskercap II yang berlangsung khidmat di kantor PCNU Jombang, Minggu (3/5/2026).
TRIBUNCHANNEL.COM-Jombang – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercap) II di kantor PCNU Jombang, Minggu (3/5/2026) pagi. Kegiatan berlangsung khidmat, lancar, dan sukses sebagai momentum evaluasi menyeluruh sekaligus penguatan arah gerak organisasi ke depan.
Mengusung tema “Konsolidasi Khidmah dan Reorientasi Gerakan: Meneguhkan Khittah, Menguatkan Jamaah, Menuju Organisasi yang Tertata dan Berdaya”, forum ini menjadi langkah strategis untuk menata ulang program kerja serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Syaifullah Yusuf (Gus Ipul), Rohmatul Akbar (Gus Bang), KH Abdul Latif Malik, serta tokoh muda PBNU seperti Gus Awis dan Gus Mamik dari Ponpes Darul Ulum Rejoso. Selain itu, Muskercap juga diikuti jajaran lengkap pengurus cabang, perwakilan 21 MWCNU se-Jombang, serta badan otonom dan lembaga mitra strategis.
Dalam sambutannya, Gus Ipul menyinggung pentingnya regenerasi kepemimpinan di tubuh NU. Ia menyebut sejumlah tokoh muda sebagai figur yang layak melanjutkan estafet kepemimpinan karena memiliki garis keturunan ulama serta kapasitas keilmuan yang mumpuni.
“Di NU ini kita mengabdi untuk mencari berkah. Berkah itu diperoleh dengan kejujuran, keikhlasan, dan keterbukaan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kekuatan Nahdlatul Ulama tidak bergantung pada individu tertentu. Menurutnya, organisasi akan tetap berjalan dan berkembang karena didirikan serta dijaga oleh para ulama.
“Jangan merasa NU akan melemah tanpa seseorang. Justru NU akan semakin besar, karena dibangun oleh para kekasih Allah,” tegasnya.
Muskercap II PCNU Jombang ini diharapkan menghasilkan rumusan program kerja yang lebih terarah dan adaptif, sekaligus memperkuat soliditas jam’iyah dalam menjawab tantangan zaman.
Selain pembenahan internal, Muskercap II juga menghasilkan rekomendasi eksternal yang kuat, di antaranya:
Sinergi Pemerintah: Membuka ruang komunikasi yang lebih intens dengan eksekutif dan legislatif Pemerintah Kabupaten Jombang untuk menyelaraskan program kerja.
Koneksi Politik: Membangun akses komunikasi dengan seluruh partai politik yang memiliki kader Nahdlatul Ulama guna mendukung kemaslahatan umat.
Penguatan Lembaga: Mendorong efektivitas peran 21 MWCNU, Badan Otonom, dan lembaga di bawah naungan PCNU, termasuk unit usaha seperti RS NU.ujar Dr KH sholikhudin Fatkhur Rohman (Gus amang )

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta serta jajaran pengurus sebagai simbol penguatan soliditas jam’iyah.
Abin/Red



















