Ilustrasi, Sahabat Pijat Refleksi di Desa Matani, Kabupaten Kupang.
TRIBUNCHANNEL.COM –Kupang – Kehadiran Sahabat Pijat Refleksi di Desa Matani, Kabupaten Kupang, menjadi angin segar bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan alternatif tanpa penggunaan obat-obatan. Klinik terapi ini mengandalkan metode pijat refleksi sebagai bentuk penanganan berbagai keluhan kesehatan yang kerap dialami masyarakat.
Pijat refleksi yang diterapkan di Sahabat Pijat Refleksi berfokus pada titik-titik saraf tertentu yang diyakini berhubungan langsung dengan organ-organ tubuh.
Melalui teknik ini, sejumlah pasien mengaku mengalami perubahan kondisi kesehatan secara signifikan, khususnya pada keluhan asam urat, pegal linu, rematik, serta beberapa jenis gangguan kesehatan bagian dalam tubuh.
Salah satu pasien, Gregorius Kehi, membagikan pengalamannya setelah menjalani terapi di klinik tersebut. Ia mengungkapkan bahwa keluhan sakit yang dialaminya selama lebih dari satu tahun kini berangsur membaik. “Saya sudah lama menahan sakit, kurang lebih satu tahun lebih.
Berbagai cara sudah saya coba, tetapi belum membuahkan hasil. Setelah menjalani pijat refleksi di Sahabat Pijat Refleksi ini, saya merasakan perubahan yang nyata. Sekarang kondisi tubuh saya jauh lebih baik dan saya sangat bersyukur,” ujar Gregorius.
Menurut sejumlah pasien lainnya, metode terapi tanpa obat ini menjadi pilihan yang tepat, terutama bagi masyarakat yang ingin menghindari konsumsi obat jangka panjang. Selain itu, biaya terapi yang relatif terjangkau dan pelayanan yang ramah membuat Sahabat Pijat Refleksi semakin diminati oleh warga dari berbagai kalangan.
Pengelola Sahabat Pijat Refleksi berharap keberadaan klinik ini dapat semakin dikenal luas oleh masyarakat Kabupaten Kupang dan sekitarnya. Masyarakat umum diimbau untuk tidak ragu berkunjung dan mencoba terapi pijat refleksi sebagai salah satu alternatif menjaga dan memulihkan kesehatan tubuh.
“Kami membuka diri bagi siapa saja yang ingin merasakan manfaat pijat refleksi. Harapannya, masyarakat bisa datang, berkonsultasi, dan merasakan sendiri manfaat terapi ini,” ujar pihak pengelola.
Lebih lanjut, masyarakat dan pengelola juga menyampaikan harapan kepada pemerintah daerah agar dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap keberadaan layanan kesehatan alternatif seperti Sahabat Pijat Refleksi.
Dukungan tersebut diharapkan dapat berupa fasilitasi sarana dan prasarana, peningkatan kualitas tempat layanan, serta pendampingan agar praktik pijat refleksi dapat berjalan sesuai standar kesehatan.
Kehadiran Sahabat Pijat Refleksi dinilai sangat membantu masyarakat, terutama di tengah keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan formal di beberapa wilayah.
Dengan dukungan berbagai pihak, klinik ini diharapkan mampu berkembang dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Kupang.
Red / E.Embu



















