Pengabdian Berlanjut: Kades Purnawirawan TNI–Polri Jateng Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Desa
TRIBUNCHANNEL.COM-Wonosobo- Semangat pengabdian tak pernah padam. Puluhan Kepala Desa (Kades) purnawirawan TNI–Polri se-Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun desa melalui reuni tahunan dan halalbihalal yang berlangsung penuh khidmat di Kabupaten Wonosobo, Minggu (26/4). Momentum ini menjadi ajang strategis memperkuat sinergi lintas organisasi desa demi kesejahteraan masyarakat.
Paguyuban Kades Purnawirawan TNI–Polri Jawa Tengah kembali menggelar reuni tahunan yang memasuki tahun kelima, sekaligus dirangkai dengan kegiatan halalbihalal dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat persatuan. Kegiatan yang digelar di Wonosobo ini tidak sekadar menjadi ajang temu kangen, namun juga forum konsolidasi strategis untuk memperkuat peran desa sebagai ujung tombak pembangunan nasional.
Ketua Paguyuban, Serka (Purn) TNI Khambali, menegaskan bahwa keberadaan paguyuban ini bukan hanya simbol kebersamaan, tetapi juga kekuatan nyata dalam mengawal kebijakan pemerintah hingga ke tingkat desa.

“Kami bukan sekadar berkumpul, tetapi bergerak. Fokus kami adalah kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi agar setiap kebijakan pemerintah pusat benar-benar tepat sasaran di masyarakat,” tegas Khambali.
Saat ini, tercatat sebanyak 73 kepala desa purnawirawan tergabung dalam paguyuban tersebut, dengan potensi jumlah yang terus bertambah. Latar belakang militer dan kepolisian menjadi modal kuat dalam menanamkan nilai disiplin, kepemimpinan, dan ketegasan dalam menjalankan roda pemerintahan desa.
Lebih jauh, paguyuban ini juga menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan berbagai organisasi desa seperti PKDI, APDESI, dan PAPDESI, selama memiliki program yang jelas dan berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
“Kami terbuka untuk bersinergi. Yang penting programnya jelas, terarah, dan benar-benar memberi manfaat bagi rakyat,” imbuhnya.
Dalam forum tersebut, disepakati langkah strategis ke depan berupa rencana audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah. Salah satu agenda utama yang akan diangkat adalah penguatan Pendapatan Asli Desa (PADes) sebagai respons atas tantangan efisiensi Dana Desa.
Khambali menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, kabupaten, dan provinsi harus diperkuat agar pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Dengan disiplin dan pengalaman yang kami miliki, kami optimis mampu menjadi motor penggerak di lapangan, memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Paguyuban ini dikenal aktif menggelar pertemuan rutin dengan lokasi yang berpindah setiap tahun. Dimulai dari Magelang (2022), Kebumen (2023), Jepara (2024), Karanganyar (2025), hingga Wonosobo (2026). Untuk tahun berikutnya, Kabupaten Grobogan telah disepakati sebagai tuan rumah.
Melalui konsolidasi ini, para Kades purnawirawan TNI–Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjaga stabilitas desa, serta mendorong peningkatan kesejahteraan rakyat.
“Nilai kedisiplinan dan pengabdian yang kami bawa adalah untuk rakyat. Desa harus maju, masyarakat harus sejahtera,” pungkas Khambali.
Kehadiran Paguyuban Kades Purnawirawan TNI–Polri Jateng menjadi bukti bahwa semangat pengabdian tidak berhenti setelah masa dinas berakhir. Justru di desa, mereka kembali mengambil peran, menjadi garda depan pembangunan, menjaga stabilitas, dan memastikan kebijakan negara benar-benar menyentuh rakyat.
Petrus/Red



















