Akal-akalan Koordinat Mengintai SPMB Jatim, LSM Walidasa Minta Pengawas Tidak Hanya Percaya Data Layar

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:02 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TRIBUNCHANNEL.COM-Madiun– Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri Tahun 2026 di Jawa Timur memasuki tahap krusial. Di tengah penerapan sistem digital, kekhawatiran terhadap potensi manipulasi titik koordinat domisili kembali mencuat dan menjadi perhatian masyarakat.

Ketua LSM Walidasa, Sutrisno, menilai jalur domisili masih menjadi titik paling rentan dalam proses seleksi. Menurutnya, peluang diterima tidak hanya bergantung pada data kependudukan, tetapi juga ditentukan oleh posisi koordinat tempat tinggal calon siswa.

“Jangan sampai sistem yang dibangun untuk menciptakan keadilan justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang mencoba mengakali titik lokasi domisili. Ini yang harus diawasi secara serius,” ujar Sutrisno, Selasa (2/6/2026).

Ia menjelaskan, kemajuan teknologi tidak otomatis menutup peluang terjadinya penyimpangan apabila verifikasi faktual di lapangan tidak dilakukan secara ketat. Karena itu, penyelenggara diminta melakukan pemeriksaan acak terhadap data pendaftar yang dinilai tidak wajar, terutama yang berada di sekitar batas penerimaan.

Baca Juga :  Program RTLH Madiun Dipercepat, Perkim Fokus Rumah Layak dan Sanitasi

LSM Walidasa mengingatkan bahwa dugaan permainan koordinat bukan sekadar persoalan teknis, melainkan dapat berdampak langsung pada hilangnya hak calon siswa lain yang mendaftar secara jujur sesuai kondisi tempat tinggal sebenarnya.

“Selisih beberapa meter saja bisa menentukan diterima atau tidaknya seorang siswa. Karena itu, validasi koordinat tidak boleh hanya mengandalkan data yang diunggah pendaftar. Harus ada mekanisme pengawasan dan verifikasi yang benar-benar berjalan,” katanya.

Selain persoalan domisili, LSM Walidasa juga meminta pengawasan terhadap jalur afirmasi dan prestasi guna mencegah penggunaan dokumen yang tidak sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Top! Pembinaan Jukir Ala Dishub Madiun Buahkan Hasil, PAD Dari Parkir Tembus 4,7 Miliar

Sutrisno menegaskan, masyarakat perlu diberi ruang untuk menyampaikan pengaduan apabila menemukan indikasi ketidaksesuaian data. Laporan tersebut, menurutnya, dapat disampaikan kepada instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Ombudsman, maupun lembaga pengawas lainnya agar segera dilakukan penelusuran.

“SPMB bukan hanya soal penerimaan siswa, tetapi juga soal kepercayaan publik. Ketika muncul dugaan manipulasi koordinat dan tidak ada tindakan pengawasan yang memadai, maka yang dipertaruhkan adalah integritas seluruh proses seleksi,” tegasnya.

Dengan ribuan kursi SMA Negeri yang diperebutkan setiap tahun, pelaksanaan SPMB 2026 dinilai menjadi ujian bagi penyelenggara untuk membuktikan bahwa sistem penerimaan benar-benar berjalan adil, transparan, dan bebas dari praktik manipulasi data.
(Tim Rembol)

Berita Terkait

Pemkab Madiun dan PCNU Awali Peringatan Hari Santri 2026 Lewat Ziarah Auliya di Sewulan
Bukan Sekadar Lomba! Dinas Pendidikan Madiun Sulap Pendopo Jadi Kawah Candradimuka Dai Cilik
Tiga Personel Polres Madiun Torehkan Prestasi, Kapolres Apresiasi Dedikasi dan Profesionalisme Anggota
Polres Madiun Ungkap Penipuan Online Pembelian Besi Baja Rp59,9 Juta, Tersangka Ditangkap di Palembang
Merawat Harmoni Bumi Kampung Pesilat, Pemkab Madiun Lakukan Pendekatan Budaya Damai
Polres Madiun Bersama Bapanas Pantau Stok dan Harga Beras di Madiun
DPRD Kabupaten Madiun Kawal Lima Raperda Strategis, Bupati Jawab Pandangan Tujuh Fraksi
7 Fraksi DPRD Soroti 5 Raperda Strategis, Bupati Hari Wuryanto Jawab Tuntas di Paripurna

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Pemkab Madiun dan PCNU Awali Peringatan Hari Santri 2026 Lewat Ziarah Auliya di Sewulan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Bukan Sekadar Lomba! Dinas Pendidikan Madiun Sulap Pendopo Jadi Kawah Candradimuka Dai Cilik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Tiga Personel Polres Madiun Torehkan Prestasi, Kapolres Apresiasi Dedikasi dan Profesionalisme Anggota

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Polres Madiun Ungkap Penipuan Online Pembelian Besi Baja Rp59,9 Juta, Tersangka Ditangkap di Palembang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Merawat Harmoni Bumi Kampung Pesilat, Pemkab Madiun Lakukan Pendekatan Budaya Damai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Polres Madiun Bersama Bapanas Pantau Stok dan Harga Beras di Madiun

Rabu, 30 September 2026 - 20:01 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Kawal Lima Raperda Strategis, Bupati Jawab Pandangan Tujuh Fraksi

Rabu, 30 September 2026 - 19:58 WIB

7 Fraksi DPRD Soroti 5 Raperda Strategis, Bupati Hari Wuryanto Jawab Tuntas di Paripurna

Berita Terbaru