Foto Istimewah: Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M
TRIBUNCHANNE.COM– MANADO – Kepedulian terhadap masa depan generasi muda ditunjukkan Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., saat menggelar silaturahmi dan dialog bersama masyarakat di kawasan Pasar Bahu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Kamis (5/11/2026).
Melalui program Kapolri bertajuk Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Sulut tidak hanya hadir untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, tetapi juga membawa sejumlah gagasan konkret dalam mendorong pemberdayaan pemuda, pengembangan bakat, serta peningkatan keterampilan kerja.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sulut, di antaranya Kabid Humas Kombes Pol Endrastiawan Setyowibowo, Dirlantas Kombes Pol Yudi Kristanto, Dirbinmas Kombes Pol Rio Panelewen, Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid, jajaran Pemerintah Kecamatan Malalayang dan Kelurahan Bahu, serta masyarakat setempat.
Dalam dialog yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, Irjen Pol Yudo Hermanto menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, melainkan juga menjadi mitra yang siap mendengar aspirasi serta membantu mencarikan solusi atas berbagai persoalan warga.
Salah satu perhatian utama Kapolda adalah besarnya potensi generasi muda di Kelurahan Bahu, khususnya dalam cabang olahraga tinju.
Menurutnya, bakat dan energi anak-anak muda harus diarahkan melalui kegiatan positif dan pembinaan berkelanjutan agar mampu melahirkan atlet berprestasi sekaligus menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif, seperti tawuran dan penyalahgunaan narkoba.
“Saya mendengar di Kelurahan Bahu ini banyak atlet berprestasi, khususnya olahraga tinju. Daripada mereka berkelahi di jalanan, lebih baik bakatnya disalurkan dan ditampung dalam kegiatan positif. Ke depan, rencana kita akan buat event seperti Kapolda Cup untuk merangkul potensi putra-putra daerah,” ujar Yudo Hermanto.
Tidak berhenti pada pembinaan olahraga, Kapolda Sulut juga menggagas program pelatihan keterampilan kerja bagi generasi muda melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.
Berbagai bidang keterampilan disiapkan, mulai dari pertanian, perikanan, perbengkelan, tata kecantikan atau salon, kursus bahasa asing, pemandu wisata, operator alat berat, hingga pendidikan dan pelatihan satuan pengamanan (Satpam).
Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi pemuda untuk memperoleh keahlian praktis, meningkatkan daya saing, serta memiliki bekal memasuki dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri.
“Kita ingin membantu masyarakat, khususnya generasi muda, agar memiliki keahlian dan kemudahan dalam mencari pekerjaan. Kita ini mitra dan sahabat masyarakat, jadi jangan ragu atau sungkan jika membutuhkan bantuan kepolisian,” tambahnya.
Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah setempat, serta generasi muda untuk mengambil bagian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurutnya, lingkungan yang aman dan kondusif merupakan fondasi penting bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi, pengembangan kreativitas, serta kemajuan masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, dalam kesempatan tersebut Kapolda Sulut turut menyerahkan bantuan beras sebanyak 50 sak, dengan berat masing-masing 5 kilogram, kepada warga kurang mampu di kawasan Pasar Bahu dan sekitarnya.
Kegiatan ini menjadi gambaran bahwa pendekatan kepolisian kepada masyarakat tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum dan pemeliharaan kamtibmas, tetapi juga menyentuh aspek sosial, pemberdayaan ekonomi, dan pembinaan generasi muda.
Melalui olahraga dan pelatihan keterampilan, Kapolda Sulut berharap potensi anak-anak muda di Pasar Bahu dapat berkembang menjadi kekuatan positif yang mampu melahirkan prestasi, membuka peluang masa depan, sekaligus menjaga lingkungan dari berbagai ancaman sosial. Stefanus/Red



















