Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Utara Henry Rondonuwu
TRIBUNCHANNEL.COM– MANADO – Kabar baik bagi masyarakat Kota Manado. Wahana hiburan dan olahraga air Kolam Renang Rano Wangun, Sario, yang selama ini dikenal sebagai salah satu fasilitas rekreasi legendaris di Kota Manado, segera kembali hadir dengan wajah baru.
Proyek rehabilitasi yang tengah dikerjakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) tersebut ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026. Kehadirannya diharapkan menjadi alternatif destinasi rekreasi keluarga sekaligus fasilitas olahraga air yang representatif bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Utara, Henry Rondonuwu, saat meninjau langsung progres pekerjaan menegaskan bahwa rehabilitasi Kolam Renang Rano Wangun terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Dengan nilai anggaran mencapai Rp12,8 miliar, proyek tersebut saat ini telah mencapai progres pengerjaan sekitar 52 persen.
“Kami selalu melakukan pengawasan terhadap jalannya proyek rehabilitasi ini. Koordinasi dengan pihak pelaksana juga terus dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai perencanaan dan target waktu yang telah ditetapkan,” tegas Rondonuwu.
Ia menjelaskan, rehabilitasi ini mencakup tiga fasilitas utama yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai kalangan masyarakat. Ketiga fasilitas tersebut meliputi kolam renang berstandar ukuran Olimpiade (Olympic Size), kolam khusus anak-anak, serta kolam wahana bermain air yang dilengkapi perosotan untuk anak-anak maupun orang dewasa.
Dengan konsep tersebut, Rano Wangun tidak hanya diproyeksikan menjadi sarana olahraga renang, tetapi juga berkembang sebagai kawasan rekreasi keluarga yang menawarkan pengalaman hiburan air bagi masyarakat.
Sementara itu, pihak pelaksana proyek, Louis Sendow dari PT Tunas Dharma Wikrama, menyatakan optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai kontrak, yakni pada akhir Desember 2026.
“Kami optimistis pekerjaan ini dapat diselesaikan tepat waktu. Kami juga berkomitmen menyelesaikan seluruh tahapan pekerjaan sesuai ketentuan dan siap menerima sanksi apabila terjadi keterlambatan dalam penyelesaian proyek,” ungkap Sendow.
Rehabilitasi Kolam Renang Rano Wangun menjadi salah satu upaya menghadirkan kembali fasilitas publik yang memiliki nilai historis sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Jika rampung sesuai target, masyarakat Manado akan kembali memiliki ruang rekreasi dan olahraga air yang lebih modern, nyaman, serta dapat dinikmati oleh berbagai kelompok usia.
Kini, publik menantikan rampungnya proyek tersebut. Rano Wangun diharapkan bukan sekadar kembali beroperasi, tetapi tampil sebagai salah satu ikon wisata rekreasi keluarga kebanggaan Kota Manado.
Maria,Stefanus/Red



















