Tingkatkan Kemantapan Ruas Jalan, DPUPR Targetkan 14 Jalan Selesai Rekonstruksi di 2024

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 April 2024 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Pekalongan Cahyono Adi Bawono.

TRIBUNCHANNEL.COM – Kota Pekalongan – Sebagai upaya untuk meningkatkan kemantapan kondisi ruas jalan, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) pada tahun 2024 akan menargetkan pelaksanaan rekonstruksi atau peningkatan di 14 ruas jalan. Hal ini disampaikan oleh Kepala DPUPR Kota Pekalongan, Bambang Sugiarto melalui Kepala Bidang Bina Marga, Cahyono Adi Bawono.

 

Ia menyebutkan bahwa dalam pengerjaan rekonstruksi jalan tersebut pihaknya menyiapkan anggaran dari APBD Pemerintah Kota Pekalongan sebesar Rp 9,3 miliar untuk peningkatan jalan. Terkait untuk titik lokasi rekonstruksi jalan antara lain jalan Binagriya Raya, jalan Selat Karimata, jalan KH. Sabrawi, jalan Parkit, jalan Truntum, jalan Otto Iskandardinata, jalan Samudra, jalan Randu Jajar dan jalan Labuan III.

Baca Juga :  Satpol P3KP Intensifkan Operasi Cipkon dan Pekat Selama Ramadhan

 

“Selain bersumber dari dana APBD, ada pengerjaan dari anggaran Bankeu Provinsi Jawa Tengah yakni 10 miliar untuk peningkatan jalan Boyongsari, jalan Jlamprang, jalan Pantai Sari, jalan H. Achmad Djunaid dan jalan Ir. Sutami. Untuk peningkatan kebanyakan pengecoran,” terangnya.

 

Cahyono menambahkan selain perbaikan jalan, juga akan dilakukan pula perbaikan pada saluran air seperti di jalan Urip Sumoharjo dan Pantai sari.

Baca Juga :  BPBD dan Kelurahan Lakukan Assesment dan Salurkan Bantuan kepada 2 Warga Gamer Terdampak Gempa

 

Dijelaskan Cahyono, ia menjelaskan kondisi jalan yang akan dilakukan peningkatan diantaranya rawan rob dan rusak berat. Lebih lanjut, ia menyampaikan setiap tahun peningkatan infrastruktur jalan terus dilaksanakan, namun demikian belum mampu mencakup secara keseluruhan dalam setahun, sehingga pengerjaanya dilakukan secara bertahap dengan menetapkan skala prioritas melihat kondisi di lapangan.

 

“Harapan kami, upaya yang dilakukan oleh pemerintah kota Pekalongan dapat menambah kemantapan jalan meningkat dari sebelumnya dan bisa menambah kenyamanan bagi pengguna jalan dan warga sekitar,” pungkasnya.

 

RED

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru