Rembuk Tani, Pj. Bupati Turun Langsung Bantu Pecahkan Kesulitan Petani

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 September 2023 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Bupati Jepara Edy Supriyanta bersama jajaran TNI bertemu dengan kelompok tani, Jumat 29/9/2023

tribunchannel.com – JEPARA – Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta turun langsung untuk membantu memecahkan permasalahan yang sedang diahadapi para petani di Kabupaten Jepara. Melalui kegiatan Rembuk Tani, ia menyerap segala aspirasi para petani sekaligus memberikan solusi.

 

Rembuk Tani ini dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Keling. Pada Jumat 29 September 2023. Pj. Bupati bertemu sejumlah kelompok tani dan melakukan dialog langsung untuk mendukung kemajuan sektor pertanian di Jepara. 

 

Hadir mendampingi Dandim 0719/Jepara Letkol Inf Mokhamad Husnur Rofiq, Sekda Jepara Edy Sujatmiko, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Jepara Diyar Susanto, Kepala Diskominfo Arif Darmawan, dan para pejabat terkait.

“Alhamdulilah Kabupaten Jepara selau swasembada beras. Jepara menglami surplus beras sebesar 38 ribu ton (2022). Sedangkan untuk tahun ini sampai bulan Agustus sudah tercapai 7 ribu ton beras,” ungkap Edy Supriyanta. 

Baca Juga :  Serahkan SK Pensiun, Sekda Jepara: Lanjutkan Pengabdian

 

Meskipun mengalami surplus beras, Pj. Bupati mengingatkan agar harga beras tetap stabil di kalangan masyarakat. Jangan sampai ada lonjakan harga, dan hingga tidak terkendali. Antisipasinya, juga bisa dilakukan dengan menggelar pasar murah di sejumlah tempat. Dilaksanakan secara rutin, sehingga gejolak harga bisa tertangani. 

 

“Saya sudah dapat laporan, beras mundak (beras naik), regone larang (harganya mahal), juga minyak. Saya minta DKPP untuk melakukan upaya interfensi menjaga kestabilan harga untuk bantu masyarakat,” kata Edy. 

 

Disampaikan, pertanian adalah sektor penopang perekonomian nasional. Di Jepara, sektor pertanian memiliki peran penting dalam struktur PDRB, yakni di urutan ke-3 dengan sumbangan 12,77 persen. 

 

Tahun ini, Kabupaten Jepara mendapat bantuan Menteri keuangan intensif fiskal serta  diarahkan pada bidang pertanian. Termasuk  untuk pembangunan irigasi, jalan usaha tani (JUT), hingga pengadaan bibit atau penih tanaman. 

 

Dalam Rembuk Tani tersebut, Pj. Bupati menerima berbagai macam masukan dari para petani khususnya di wilayah Kecamatan Keling. Hal ini sebagimaan disampaikan peternak Desa Banyumanis Ali Yusakan, berharap adanya penambahan tenaga kesehatan hewan di Jepara. Selain itu, berharap adanya pembangunan pasar hewan keling yang dinilai sudah tidak layak. 

Baca Juga :  BKK Jepara Semakin Mendapat Tempat Dihati Masyarakat

 

“Ini akan kita tindaklanjuti. Pasar Hewan Keling bisa dimasukkan dalam rencana pembangunan 2024,” kata Edy Supriyanta. 

 

Selain itu juga ada pengurus KWT (Kelompok Wanita Tani) Kecamatan Keling Rubiati, yang meminta adanya pelatihan packaging untuk pengemasan produk pertanian serta pemasaran produk jadi. 

 

“Ini nanti produknya bisa dipasarkan di Pendopo Kabupaten. Saat ada tamu dari luar kota, akan kita tunjukkan produk makanan hasil olahan wanita tani ini, ”ungkap Edy. 

 

Selain itu, Edy merespon mengenai pembangunan jalan usaha tani (JUT), serta saluran irigasi. Termasuk penggunaan pupuk pengganti bahan kimia.

 

(Rio/Red)

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru