Pasar Murah Dekopinda Sediakan 500 Paket Sembako

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juli 2024 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Pekalongan menggelar kegiatan Pasar Murah untuk menyemarakkan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-77 Tahun 2024

TRIBUNCHANNEL.COM – Kota Pekalongan  – Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Pekalongan kembali menggelar kegiatan Pasar Murah untuk menyemarakkan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-77 Tahun 2024 ini. Pasar murah yang digelar di Kantor Dekopinda setempat, Rabu (10/7/2024). Pasar murah ini ditujukan oleh anggota koperasi yang ada di Kota Pekalongan dan masyarakat umum.

 

Usai membuka kegiatan tersebut, Kepala Dindagkop UKM Kota Pekalongan, Supriono menyampaikan, bahwa pasar murah yang diselenggarakan kali ini merupakan upaya yang dilakukan Dekopinda Kota Pekalongan dalam rangka menjaga stabilitas harga.

Baca Juga :  Merasa Tidak Adil, Keluarga Korban Pembunuhan Mengadu ke Kapolda Jawa Tengah

 

“Terutama, untuk komoditas bahan pokok masyarakat  seperti beras, gula, dan minyak goreng,”ucapnya.

 

Supriono menyebutkan, harga yang dipatok untuk kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah ini merupakan subsidi dari iuran Koperasi, yang ada di wilayah Kota Pekalongan. Pihaknya berharap, koperasi di Kota Pekalongan dapat memberikan manfaat dan kegiatan ekonomi di Kota Pekalongan semakin lancar.

 

 “Semoga Dekopinda dan koperasi Kota Pekalongan bisa semakin maju dan bisa menyejahterakan anggota dan pengurusnya serta memberikan manfaat sebesar-besarnya,”terangnya.

 

Sementara itu, Ketua Dekopinda Kota Pekalongan, Rofiqur Rusdi membeberkan, ada sekitar 500 paket sembako yang disediakan di Pasar Murah Dekopinda kali ini. Masing-masing paket berisikan 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, dan 1 liter minyak goreng yang dibanderol dengan harga Rp75.000,00.

Baca Juga :  Warga Binaan Lapas Kota Pekalongan Dilatih Ternak Domba

 

” Dibandingkan di pasaran sudah di atas Rp100.000,00. Adapun sistem pembelian, dilakukan dengan kupon bagi anggota koperasi, “papar Rofiq.

 

Lanjutnya, selain pasar murah, juga ada tasyakuran dan dilanjutkan bakti sosial ke panti asuhan.

 

“Selanjutnya, ada kegiatan jalan sehat dan donor darah, yang diakhiri resepsi dalam rangka peringatan Hari Koperasi Nasional ke-77, “pungkasnya.

Red

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru