Cegah Kebocoran PAD, Pemda Dorong ETPD

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 September 2024 - 01:08 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terus mendorong elektronifikasi transaksi di perangkat daerah

TRIBUNCHANNEL.COM – Kota Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terus mendorong elektronifikasi transaksi di perangkat daerah, terutama kaitannya dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar tak mengalami kebocoran pendapatan.

 

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekalongan menghelat rapat koordinasi implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Aula BPKAD setempat, Rabu (18/9/2024).

 

Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid mengungkapkan bahwa rapat koordinasi ETPD ini untuk mendorong OPD atau dinas memaksimalkan sitem elektronik. “Keuntungan transaksi elektronik ialah mengurangi tingkat kebocoran misalnya terkait permasalahan retribusi parkir, tiket wisata, dan potensi PAD lainnya agar maksimal didapat,” bebernya.

Baca Juga :  KPU Buka Seleksi Calon Anggota PKK Pilkada 2024

 

Menurut Aaf, banyak OPD yang belum memaksimalkan penggunaan transaksi elektronik pada potensi-potensi PAD yang ada. Padahal kalau diakumulasi tingkat kebocoran bisa sampai jutaaan.

 

“Progres penggunaan transaksi elektronik harus terus meningkat. Bahkan pemkot untuk pengadaan 30% harus menggunakan e-katalog lokal,” jelasnya.

 

Aaf berharap sistem Bank Jateng juga siap karena transaksi pemerintah kota melalui Bank Jateng. Selanjutnya untuk Pasar Podosiugih yang saat ini menggalakkan penggunaan transaksi elektronik terus berjalan lancar. “Targetnya tahun 2026/2027 70% menggunakan transaksi elektronik.Saat ini implementasinya masih 30%,” tandasnya.

Baca Juga :  Moment Hari Lahir Pancasila, Danrem Wijayakusuma Ajak Masyarakat di Wilayah Kuatkan Azas Pancasila Dalam Kehidupannya

 

Sementara itu, Kepala BPKAD Kota Pekalongan, Anita Heru Kusumorini menjelaskan, pihaknya kali ini mengundang OPD yang mengelola pendapatan. Ada 15 OPD termasuk Rimas Sakit Umum Daerah Bendan dan sebagainya. “Bagaimana pada kesempatan ini komitmen seluruh OPD elektronifikasi transaksi pemerintah terutama berkaitan dengan pajak retribusi tidak membayar secara tunai tapi melalui QRIS atau lainnya.

Red

Berita Terkait

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih
Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI
Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor
PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar
Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional
Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:03 WIB

PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terbaru