Abdul Somad Mafia Tanah Divonis Bebas, Ribuan Aliansi Masyarakat Jateng Gelar Demo di PN Batang

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 November 2024 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan massa  dari berbagai daerah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jawa Tengah Menggugat, menggelar aksi di Pengadilan Negeri (PN) Batang

TRIBUNCHANNEL.COM – BATANG – Ribuan massa  dari berbagai daerah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jawa Tengah Menggugat, menggelar aksi di Pengadilan Negeri (PN) Batang, Kamis 31 Oktober 2024.

 

Aksi tersebut dipicu vonis bebas oleh Majelis Hakim PN Batang terhadap terdakwa Abdul Somad yang dituding sebagai mafia tanah di Kabupaten Batang.

 

Peserta aksi sendiri berasal dari Kabupaten Batang, Pekalongan, Tegal dan juga sejumlah daerah di kawasan Solo Raya. Sebelumnya mereka berkumpul di GOR Indoor Abirawa, dan selanjutnya berjalan kaki menuju ke PN Batang.

 

Baca Juga :  Awal Tahun 2026: Nagekeo Kita, Rumah Bersama yang Terus Diperjuangkan

Pada orasinya, peserta aksi menuding adanya mafia peradilan yang telah melindungi mafia tanah, sehingga menjatuhkan vonis bebas pada terdakwa. Termasuk dengan mengabaikan keterangan saksi maupun bukti-bukti yang ada di persidangan.

 

“Kami menduga ada mafia peradilan di Pengadilan Negeri Batang ini seperti di Pengadilan Negeri Surabaya yang telah memvonis bebas Ronald Tannur. Disini mafianya melindungi mafia tanah dengan menjatuhkan vonis bebas,” ungkap Sugirman Ketua Aliansi Masyarakat Jateng  Menggugat dalam orasinya di atas truk.

 

Massa menuding majelis hakim yang menyidangkan kasus Abdul Somad telah menerima suap, sehingga mengabaikan fakta-fakta yang ada di persidangan.

 

“Kami mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi dan juga Kejaksaan Agung untuk mengusut dugaan adanya suap pada majelis hakim. Kami juga mendesak majelis hakim untuk dipecat, karena telah menyalahgunakan kewenangan,” terang Sugirman.

Baca Juga :  Diduga, Mobil Dinas Dirut RSUD Caruban Diganti Plat Hitam Berpotensi Disalahgunakan

 

Selain menggelar aksi, massa juga mengirimkan surat pada Presiden Prabowo Subianto untuk mengusut dugaan adanya mafia kasus di PN Batang, dan memenjarakan semua pihak yang terlibat.

 

Surat tersebut juga ditembuskan pada KPK, Jaksa Agung, Komisi III DPR RI dan sejumlah pihak terkait lainnya.

 

Setelah menggelar aksi, 10 perwakilan dari pendemo diterima masuk untuk berdialog dengan Ketua Pengadilan Negeri Batang.

 

Disisi lain, untuk mengamankan aksi tersebut, Kapolres Batang AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo turun langsung untuk memberikan komando pada jajarannya. 

 

Dikin/Red

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru