Lindungi Masa Depan Anak: Suara SWI Jateng Menggema di Hari Dunia Menentang Pekerja Anak

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Juni 2025 - 08:26 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Logo (SWI) Sekber Wartawan Indonesia Provinsi Jawa Tengah (dok istimewa).

TRIBUNCHANNEL.COM – Semarang – Dalam rangka memperingati Hari Dunia Menentang Pekerja Anak (World Day Against Child Labour) yang jatuh setiap tanggal 12 Juni, Dewan Pimpinan Wilayah Sekber Wartawan Indonesia (DPW SWI) Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan hak-hak anak, khususnya dari ancaman eksploitasi dan praktik kerja anak yang masih marak terjadi di berbagai daerah.

 

Humas Wilayah DPW SWI Jateng Marsandi menyatakan bahwa pekerja anak merupakan salah satu bentuk kekerasan struktural terhadap generasi muda yang mengancam tumbuh kembang serta masa depan mereka.

 

“Pekerja anak bukan hanya soal kemiskinan, tapi juga soal kurangnya perlindungan, kesadaran sosial, dan lemahnya pengawasan. Sudah saatnya seluruh elemen masyarakat, termasuk media, menjadi garda terdepan dalam menyuarakan hak-hak anak, ” tegas Marsandi, Jumat (13/06/2025).

Sebagai bentuk keberpihakan kepada anak, DPW SWI Jateng juga menyampaikan pesan dari Nabila Dwi Anggraini (15 tahun), Anak warga Jawa Tengah.

Baca Juga :  Viral, Terbongkar Diduga PT Riski Arta Sejahtera Ambil Solar di Lapak Lapak Hasil Ngangsu

 

“Banyak teman sebaya saya yang terpaksa bekerja untuk membantu ekonomi keluarga. Tapi kami tetap ingin sekolah, bermain, dan belajar seperti anak-anak lain. Kami mohon semua pihak jangan abaikan suara kami. Anak bukan tenaga kerja, anak adalah masa depan bangsa, ”tandasnya.

 

Pesan ini menjadi pengingat bahwa peringatan hari ini bukan hanya untuk mencatat masalah, tetapi menjadi momentum perubahan nyata yang dimulai dari mendengar dan melibatkan anak-anak dalam setiap pengambilan kebijakan.

 

Menurut data terbaru dari Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), lebih dari 160 juta anak di dunia masih terjebak dalam situasi kerja anak. Di Indonesia sendiri, anak-anak masih ditemukan bekerja di sektor informal, pertanian, perkebunan, perikanan, hingga jasa domestik.

 

DPW SWI Jateng mencatat adanya temuan lapangan dari laporan jurnalis di beberapa Kabupaten/Kota se Indonesia yang menunjukkan praktik pekerja anak tersembunyi, terutama di lingkungan keluarga dan usaha mikro.

Baca Juga :  PPKHI Jawa Tengah Resmi Lantik 18 Advokat Baru, Perkuat Barisan Penegak Hukum 2026

 

Untuk menjawab tantangan ini, SWI Jateng sedang membangun gerakan “Jurnalis Sahabat Anak” yang akan melibatkan jurnalis muda dan senior dalam pelatihan liputan isu anak, penyusunan kode etik pemberitaan anak, hingga kolaborasi advokasi dengan lembaga pemerhati anak dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

 

DPW SWI Jateng menyerukan kepada:

1. Pemerintah daerah untuk memperkuat kebijakan perlindungan anak dan penghapusan pekerja anak.

2. Dunia pendidikan agar memprioritaskan akses dan kualitas pendidikan anak-anak kurang mampu.

3. Media massa agar mengangkat narasi anak secara adil dan membangun.

4. Masyarakat luas untuk peduli dan melapor jika menemukan indikasi pekerja anak.

 

“Anak-anak bukan bagian dari pasar tenaga kerja. Mereka berhak atas masa depan yang cerah. Kita semua bertanggung jawab menjaga hak-hak mereka, ”tutup Humas SWI Jateng Marsandi.

Red

Berita Terkait

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih
Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI
Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor
PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar
Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional
Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:03 WIB

PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terbaru