BPM Kerahkan 1.000 Massa Kepung Tiga Kantor PLN Kalbar, Desak Evaluasi Pimpinan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 02:59 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPM Kerahkan 1.000 Massa Kepung Tiga Kantor PLN Kalbar, Desak Evaluasi Pimpinan

TRIBUNCHANNEL.COM-Pontianak – Gelombang protes terhadap kebijakan pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Barat terus menguat. Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat memastikan akan mengerahkan sekitar 1.000 massa untuk menggelar aksi demonstrasi selama dua hari sebagai bentuk protes terhadap kebijakan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat yang dinilai telah merugikan masyarakat.

Aksi dijadwalkan dimulai pada Rabu, 8 Juli 2026, pukul 13.00 WIB, dengan titik kumpul di Masjid Raya Mujahidin Pontianak. Dari lokasi tersebut, massa akan melakukan long march menuju tiga kantor pelayanan PLN, yakni PLN UID Kalimantan Barat di Jalan Adi Sucipto Km 7,3, Kabupaten Kubu Raya, PLN UP2B di Jalan Karya Baru, Pontianak Selatan, dan PLN UP2D di Jalan Ismail Marzuki, Pontianak Selatan.

Ketua Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat, Gusti Eddy, menegaskan aksi tersebut merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang merasa dirugikan akibat penyalaan listrik bergilir yang berlangsung di berbagai wilayah Kalimantan Barat.

Menurutnya, kebijakan tersebut telah berdampak serius terhadap aktivitas masyarakat, terutama sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sangat bergantung pada pasokan listrik untuk menjalankan kegiatan usahanya.

Baca Juga :  Ahli Waris Kecewa, Kinerja Disnaker Pontianak Disorot

“Kami menilai kondisi ini telah mengganggu aktivitas masyarakat dan menghambat roda perekonomian. Banyak pelaku UMKM yang mengalami kerugian akibat pemadaman listrik bergilir,” ujar Gusti Eddy, Senin (6/7/2026).

Dalam aksi tersebut, BPM membawa sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak penghentian kebijakan penyalaan listrik bergilir yang dinilai semakin memperburuk kondisi ekonomi masyarakat. Selain itu, BPM juga meminta Pemerintah Pusat segera melakukan evaluasi terhadap kinerja jajaran pimpinan PLN Kalimantan Barat.

Tak hanya itu, BPM juga mendesak aparat penegak hukum bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap penyebab terjadinya gangguan yang mengakibatkan pemadaman listrik di Kalimantan Barat.

BPM memperkirakan sekitar 1.000 peserta akan mengikuti aksi dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Meski demikian, pihaknya mengimbau seluruh peserta tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan, serta mengedepankan aksi damai agar penyampaian aspirasi berjalan aman dan kondusif.

Sementara itu, PT PLN (Persero) melalui Manager Komunikasi PLN UID Kalimantan Barat, Mukhlis Zarkasih, menjelaskan bahwa penurunan kemampuan pasok listrik di Sistem Kelistrikan Kalimantan Barat disebabkan oleh gangguan teknis berupa kebocoran boiler pada salah satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas besar.

Baca Juga :  Listrik Padam Berhari-hari, BPM Siap Gelar Aksi Besar: "Ekonomi Kalbar Lumpuh

Menurutnya, gangguan tersebut menyebabkan kemampuan pasok sistem belum dapat beroperasi secara optimal sehingga PLN terpaksa melakukan pengaturan operasi sistem melalui pembatasan aliran listrik secara terukur di sejumlah wilayah guna menjaga keandalan sistem dan mencegah gangguan yang lebih luas.

PLN juga menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak berkaitan dengan ketersediaan energi primer maupun pasokan batu bara yang saat ini dipastikan dalam kondisi aman. Perusahaan mengaku terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia, termasuk memaksimalkan pembangkit eksisting dan menambah pasokan dari mitra kerja untuk mengurangi dampak kepada pelanggan.

PLN memperkirakan proses perbaikan akan memakan waktu sekitar satu minggu dan berharap pemulihan sistem dapat segera diselesaikan sehingga pasokan listrik kembali normal. Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi serta berjanji akan terus memberikan informasi perkembangan penanganan melalui kanal komunikasi resmi.

Andi A/Red

Sumber:BPM

Berita Terkait

BPM DESAK PEMERINTAH SERIUS BANGUN KEKUATAN UDARA UNTUK ATASI KARHUTLA
Kalbar Diselimuti Kabut Asap, Warga Desak APH Bongkar Aktor di Balik Karhutla
Warga Mengeluh Air Ledeng Keruh dan Asin, Kinerja PERUMDA Tirta Khatulistiwa Dipertanyakan
Cinta Terhalang Keyakinan, Alesha Tuangkan Kisahnya Lewat Single “Beda”
Proyek RS Karitas Bakti Jadi Sorotan,Keselamatan Pengguna Jalan Dipertanyakan
Ahli Waris Kecewa, Kinerja Disnaker Pontianak Disorot
PT Ihya Tour & Travel Bongkar Dugaan Identitas Fiktif Enam Jamaah Asal Kapuas Hulu
PLN Dikepung, BPM Suarakan Keluhan Warga

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:32 WIB

BPM DESAK PEMERINTAH SERIUS BANGUN KEKUATAN UDARA UNTUK ATASI KARHUTLA

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:51 WIB

Kalbar Diselimuti Kabut Asap, Warga Desak APH Bongkar Aktor di Balik Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Warga Mengeluh Air Ledeng Keruh dan Asin, Kinerja PERUMDA Tirta Khatulistiwa Dipertanyakan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Cinta Terhalang Keyakinan, Alesha Tuangkan Kisahnya Lewat Single “Beda”

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:15 WIB

Proyek RS Karitas Bakti Jadi Sorotan,Keselamatan Pengguna Jalan Dipertanyakan

Senin, 20 Juli 2026 - 21:53 WIB

Ahli Waris Kecewa, Kinerja Disnaker Pontianak Disorot

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:56 WIB

PT Ihya Tour & Travel Bongkar Dugaan Identitas Fiktif Enam Jamaah Asal Kapuas Hulu

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:38 WIB

PLN Dikepung, BPM Suarakan Keluhan Warga

Berita Terbaru