Bupati Demak Bersama Kapolres dan Dandim Berikan Bantuan Warga Terdampak Banjir

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 Januari 2025 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Demak bersama Kapolres Demak dan Dandim 0716 Demak Letkol Kav Maryoto melakukan pengecekan lokasi banjir dan berikan bantuan

TRIBUNCHANNEL.COM – Demak – Bupati Demak dr. Eisti’anah, Bersama Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha, dan Dandim 0716 Demak Letkol Kav Maryoto melakukan pengecekan lokasi banjir yang melanda beberapa desa di Kecamatan Kebonagung dan Guntur Kabupaten Demak, Selasa (21/01/2025).

 

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau situasi dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.

 

Bupati Demak, dr. Eisti’anah, menjelaskan bahwa banjir yang terjadi di Desa Tlogoweru dan Desa Bogosari, Kecamatan Guntur, disebabkan oleh jebolnya tanggul sungai Cabean yang berada di Desa Sidorejo Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak.

Baca Juga :  Puluhan Warga Desa Tlogopakis Kini Bisa Bernapas Lega, Permasalahan Bantuan RTLH Tuntas

“Akibat jebolnya sungai Cabean, banjir melanda dua desa tersebut dan merendam pemukiman serta lahan pertanian,” ujar Bupati.

 

Setelah memeriksa kondisi di lokasi tanggul yang jebol, Bupati bersama Kapolres dan Dandim memberikan bantuan berupa sembako dan makanan anak kepada warga yang terkena dampak banjir. 

 

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir,” kata Bupati 

 

Selain itu, mereka juga mengecek kondisi Sungai Tuntang yang jebol di Desa Kebonagung Kecamatan Kebonagung Kabupaten Demak yang saat ini masih membanjiri lahan pertanian di sekitarnya. 

 

Baca Juga :  Polres Demak Siagakan Tim Pengurai Arus Mudik

“Jebolnya Sungai Tuntang berdampak pada area persawahan, namun kami sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk segera menangani masalah tanggul yang jebol,” tambah Bupati.

 

Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugraha, mengungkapkan bahwa pihaknya akan meningkatkan patroli dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan. 

 

“Polri akan terus siap siaga, membantu evakuasi, serta memastikan kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir dapat terpenuhi,” jelas Kapolres.

 

Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menghadapi bencana dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana banjir.

 

Red

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru