Casmidi Rumahnya Tak Layak Huni Desa Dadirejo Dikenai Iuran Rp 500 Ribu

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 8 Februari 2025 - 05:38 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumahnya Casmadi Tak Layak Huni Desa Dadirejo Dikenai Iuran Rp 500 Ribu

TRIBUNCHANNEL.COM – Pekalongan – Kepala Dusun ( Kadus) desa Dadirejo kecamatan Tirto kabupaten Pekalongan diduga kuat melakukan pungutan atau iuran  kepada warganya untuk pembuatan tanggul yang kemarin terkena imbas dari luapan air sungai.

 

Pungutan atau iuran tersebut terjadi  didukuh Cokrah Gandu ada 300 rumah ,3 RT dan 1 RW. Perumah dimintai 50 ribu , penarikan pungutan tersebut dilakukan oleh RT masing-masing lalu disetorkan ke RW selaku ketua kegiatan penggalangan dana.

 

Menurut salah satu warga  yang enggan disebutkan namanya waktu dikonfirmasi awak media Selasa (4/2)2025 mengatakan ” Bahwa pungutan  / iuran dilakukan secara  mendadak tanpa adanya rembuk warga ,hanya RT dan RW serta Kadus  Fitri Infakhul Awalia , padahal waktu terjadinya banjir esuk pagi hari Senin (20/1) 2025 , warganya masih sibuk untuk menyelamatkan harta bendanya dan bersih bersih rumahnya,tidak dikasih bantuan malah dimintai iuran  atau pungutan  pembuatan tanggul.

Baca Juga :  Warga Kecewa, Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Desa Berakhir Tanpa Sanksi Hukum

Setahu saya kalau anggaran Dana Desa (DD) itu kan ada untuk anggaran darurat atau bencana ,tapi malah membebankan warganya yang lagi kesusahan,dan nominal kan lagi.pungkasnya

 

Terpisah Casmidi selaku warga yang rumahnya tak layak huni tepat di bantaran  tanggul dirinya mengaku,dirinya  dimintai Rp 500 ribu ,dengan alasan serta tuduhan ,saya yang mengambil tanah tanggul  dengan kepentingan lain , sehingga  megakibatakan tanah tanggul  tersebut menjadi datar ,dan mengakibatkan banjir karena luapan dibit air yang tinggi.Padaha rumah yang saya huni ini adalah bekas kandang kambing punya teman saya, dan disuruh menempati saja karena saya tidak memliki rumah sendiri.pungkasnya

 

Sumarno selaku RT setempat mengatakan bahwa pembuatan tanggul tersebut hanya menggunakan 6 truck  berupa tanah Wadas dan dikerjakan 10 orang ,rampung 3,5 hari  dan perorangnya di upahi 100 ribu perhari ,untuk terkait pihak kadus serta RW minta bantuan ke pemerintah desa ,saya  kurang tahu.punkasnya

Baca Juga :  Keluarga Ketut Rundung Lawan Eksekusi Lahan, Minta Pengadilan Amlapura Lakukan Peninjauan Ulang

 

Fitri Infakhul Awalia selaku Kadus Cokrah Gandu,waktu dikonfirmasi Mengatakan ” itu bukan pungutun melainkan iuran swadaya masyarakat dikarenakan sebelum sudah rapat yang diwakili tiap RT setempat, dan untuk pembuatan tanggul tersebut belum selesai masih berlanjut,adapun dari hasil iuran warga hanya Rp 11.000.000,-juta dan di bantu dari pihak pemerintah desa Rp 4.250.000,-.itupun saya tidak memakan atau mengambil uang sepeserpun semuanya di pak RW.ujarnya

 

Masih dalam keterangan, Untuk terkait pak Casmidi yang ditarik sumbangan Rp 500 ribu memang betul,karena pak Casmidi tinggal pas di atas tanggul tersebut yang mengakibatkan tanahnya jadi datar untuk mempermudah aktifitas sehari hari. Imbuhnya 

 

Sementara berita ini diturunkan dari pihak RW  pemerintah desa Dadirejo belum bisa dikonfirmasi.

 

Rohim/Red

Berita Terkait

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih
Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI
Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor
PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar
Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional
Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:03 WIB

PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terbaru