Ormas Jepara Deklarasi Jaga Persatuan, Bakesbangpol Perkuat Stabilitas Daerah Hadapi Era Disrupsi Informasi
TRIBUNCHANNEL.COM-Jepara-11 mei 2026 — Organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Kabupaten Jepara menyuarakan komitmen bersama menjaga persatuan, keamanan, dan kondusivitas daerah dalam kegiatan pembinaan ormas yang digelar Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jepara di Pendopo Kabupaten Jepara.
Sikap bersama tersebut dibacakan perwakilan Lembaga Jepara Membangun (LJM) Jepara sebagai bentuk kesiapan ormas menjadi mitra pemerintah dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat di tengah tantangan geopolitik global, arus informasi digital, hingga ancaman hoaks dan provokasi di media sosial.
Kegiatan itu sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas langkah Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jepara Drs. Ony Sulistijawan, M.Si., yang dinilai aktif membangun sinergi antarormas guna menjaga stabilitas daerah dan memperkuat komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat.

Mewakili Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, Ony Sulistijawan menegaskan bahwa ormas memiliki posisi strategis sebagai penyambung aspirasi masyarakat sekaligus penggerak edukasi publik terkait pembangunan daerah.
Menurutnya, tantangan besar saat ini tidak lagi sebatas pembangunan fisik, tetapi juga derasnya arus informasi yang dapat memicu keresahan sosial apabila tidak dikelola secara bijak.
“Informasi menyebar sangat cepat. Karena itu masyarakat harus ikut menjaga ketenangan situasi, bukan justru memperkeruh keadaan dengan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” tegas Ony.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jepara tengah mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Petinggi Tahun 2026 melalui penyusunan Peraturan Daerah mengenai tata cara pencalonan, pelantikan, hingga pemberhentian petinggi sebagai landasan hukum pelaksanaan demokrasi desa.
“Ketika ormas ikut menjaga kondusivitas daerah, sejatinya mereka sedang ikut membangun Jepara,” ujarnya.
Wakil Ketua DPRD Jepara H. Pratikno menambahkan bahwa ormas memiliki peran penting menjaga stabilitas sosial di tengah meningkatnya dinamika global yang berdampak hingga ke daerah. Ia mengingatkan bahwa media sosial dapat menjadi sarana pemersatu sekaligus sumber provokasi apabila tidak digunakan secara bertanggung jawab.
“Media komunikasi harus menjadi penguat persatuan dan stabilitas daerah, bukan alat yang memecah belah masyarakat,” katanya.
Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto, S.I.K., M.M., dalam pemaparannya mengajak seluruh elemen ormas untuk berperan aktif membina generasi muda agar tumbuh menjadi penerus bangsa yang kuat, berintegritas, dan mampu menghadapi tantangan zaman.
“Kita harus bersama-sama membimbing anak-anak generasi penerus dengan pendekatan yang baik agar mereka berkembang menjadi generasi Indonesia yang lebih berkualitas,” ungkap Kapolres.
Ia juga menegaskan komitmen Polres Jepara untuk terus membuka ruang komunikasi dan pelayanan kepada masyarakat serta seluruh organisasi kemasyarakatan.
Sementara itu, Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi, S.Sos., melalui Pasiter Kodim Jepara Ngadino, menekankan pentingnya persatuan nasional di tengah perkembangan geopolitik global, perang informasi digital, ancaman radikalisme, hingga ketidakpastian ekonomi dunia.
Menurutnya, ormas merupakan bagian dari kekuatan sosial masyarakat yang berperan penting menjaga ketahanan daerah dan keutuhan bangsa.
“Perbedaan adalah bagian dari Bhinneka Tunggal Ika. Namun jangan sampai perbedaan membuat bangsa ini terpecah. Jika bersatu, kita mampu menghadapi berbagai potensi kerawanan,” tegasnya.
Dari unsur Kejaksaan Negeri Jepara, perwakilan Kajari Jepara menegaskan bahwa ormas dapat menjadi agen perdamaian sekaligus penyambung aspirasi masyarakat sebelum persoalan berkembang menjadi konflik hukum. Selain itu, ormas juga dinilai memiliki peran penting dalam menangkal penyebaran hoaks dan menjaga ketenteraman lingkungan masing-masing.
Melalui pembinaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap seluruh ormas semakin solid, adaptif, dan mampu menjadi perekat sosial masyarakat demi menjaga persatuan, keamanan, dan keberlangsungan pembangunan daerah di tengah tantangan nasional maupun global yang terus berkembang.
Petrus/Red



















