Permainan Tutup Botol Angka, Media Kreatif Kenalkan Matematika Sejak Dini

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Permainan Tutup Botol Angka, Media Kreatif Kenalkan Matematika Sejak Dini

 

TRIBUNCHANNEL.COM-Jepara-Pembelajaran matematika bagi anak usia dini membutuhkan metode yang menyenangkan dan mudah dipahami. Salah satu inovasi sederhana namun efektif yang kini diterapkan adalah permainan tutup botol angka sebagai media pembelajaran untuk mengenalkan konsep bilangan secara konkret melalui aktivitas bermain.

Media ini hadir sebagai solusi atas masih minimnya alat pembelajaran yang menarik bagi anak-anak. Selama ini, penggunaan lembar kerja yang monoton kerap membuat anak cepat bosan dan kurang aktif saat belajar. Melalui permainan tutup botol angka, proses belajar dikemas lebih interaktif dengan memanfaatkan barang bekas yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Dari Gagasan Biar Bisa Jadi Kenyataan: Sukambali Wujudkan Mimpi Jembatan Kecapi–Bulungan

Dalam praktiknya, tutup botol diberi angka dan dipadukan dengan simbol jumlah benda yang harus dipasangkan oleh anak. Dengan cara ini, anak tidak hanya belajar mengenal angka, tetapi juga memahami hubungan antara bilangan dan jumlah secara nyata melalui pengalaman langsung.

Guru berperan sebagai fasilitator yang mengenalkan cara bermain, membimbing anak secara bergiliran, sekaligus memberikan motivasi selama kegiatan berlangsung. Suasana belajar pun menjadi lebih hidup karena anak terlihat antusias, aktif, serta terlibat dalam permainan sambil belajar berhitung sederhana.

Selain mendukung perkembangan kognitif, permainan ini juga melatih motorik halus anak saat memegang, menyusun, dan mencocokkan tutup botol. Tidak hanya itu, penggunaan bahan bekas juga menanamkan kesadaran sejak dini tentang pemanfaatan barang sederhana menjadi alat permainan edukatif yang bermanfaat.

Baca Juga :  Solid Tanpa Celah! NasDem Jepara Bangkit, Pratikno Serukan Inovasi dan Kemenangan

Permainan tutup botol angka dinilai menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif, murah, dan mudah diterapkan di lingkungan PAUD. Melalui pendekatan belajar sambil bermain, anak dapat memahami matematika dasar dengan cara yang menyenangkan dan bermakna.

Guru PAUD pun diharapkan terus berinovasi menghadirkan media pembelajaran kreatif seperti ini agar proses belajar anak semakin aktif, menarik, dan sesuai dengan dunia bermain mereka.

Ratuandayani/Red

Berita Terkait

PPTAJ Gelar Sarasehan dan Pameran Tosan Aji Semarakkan Hari Jadi Jepara ke-477
Fischer Mangundap Nahkodai Kepengurusan Muay Thai Tomohon, Terima Mandat Resmi dari Ketua Provinsi
Perkuat Kebersamaan Jelang Munas, Pengurus PB IPSI Adakan Silahturahmi Idul Fitri
Semangat “Memayu Hayuning Bawana”: Pendekar PSHT Kedung Urip Jombang 
Sinergi 3 Pilar Pemdes Cabean Dalam Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan
Strategi Sunyi LHA SH Terate Pusat Madiun: Tanpa Banyak Saksi , Subtansi Perkara Justru Mengerucut
Gudang Cleo Diduga Tetap Beroperasi, Kinerja dan Ketegasan Pemkab Lampung Utara di Pertanyakan

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 13:39 WIB

PPTAJ Gelar Sarasehan dan Pameran Tosan Aji Semarakkan Hari Jadi Jepara ke-477

Jumat, 24 April 2026 - 18:34 WIB

Permainan Tutup Botol Angka, Media Kreatif Kenalkan Matematika Sejak Dini

Kamis, 9 April 2026 - 13:20 WIB

Fischer Mangundap Nahkodai Kepengurusan Muay Thai Tomohon, Terima Mandat Resmi dari Ketua Provinsi

Kamis, 2 April 2026 - 19:58 WIB

Perkuat Kebersamaan Jelang Munas, Pengurus PB IPSI Adakan Silahturahmi Idul Fitri

Kamis, 2 April 2026 - 19:55 WIB

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:06 WIB

Semangat “Memayu Hayuning Bawana”: Pendekar PSHT Kedung Urip Jombang 

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:42 WIB

Sinergi 3 Pilar Pemdes Cabean Dalam Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:54 WIB

Strategi Sunyi LHA SH Terate Pusat Madiun: Tanpa Banyak Saksi , Subtansi Perkara Justru Mengerucut

Berita Terbaru