Jeritan Petani Kuningan ke Presiden dan Menteri Pertanian: Butuh Solusi Nyata, Pinjaman Bibit dan Pupuk Bayar Saat Panen

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeritan Petani Kuningan ke Presiden dan Menteri Pertanian: Butuh Solusi Nyata, Pinjaman Bibit dan Pupuk Bayar Saat Panen

 

TRIBUNCHANNEL.COMKuningan, Jawa Barat — Pada hari Sabtu, 11 April 2026, Agung Sulistio selaku Pimpinan Redaksi kabarsbi.com menerima langsung keluhan dari seorang petani bernama Kodir, warga Kabupaten Kuningan. Dalam keterangannya, Kodir menyampaikan kondisi nyata yang dihadapi para petani kecil yang kini semakin terhimpit oleh tingginya biaya produksi pertanian.

Kodir secara terbuka memohon perhatian kepada Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertanian agar menghadirkan kebijakan konkret yang berpihak kepada petani. Ia mengusulkan adanya bantuan pinjaman lunak berupa bibit, serta bantuan pupuk dengan sistem pembayaran setelah panen. Skema tersebut dinilai lebih realistis karena menyesuaikan dengan siklus pendapatan petani yang bergantung pada hasil panen.

Baca Juga :  Peradi Nusantara DPD Jawa Barat Mengadakan Pembentukan DPC Se - Jawa barat di Bandung

“InsyaAllah kami para petani akan komitmen membayar setelah panen. Yang kami butuhkan saat ini adalah kemudahan untuk modal awal tanam,” ujar Kodir dengan penuh harap, mewakili suara petani lainnya.

Lebih lanjut, Kodir juga memaparkan kebutuhan teknis budidaya yang saat ini menjadi beban cukup berat. Untuk komoditas jagung jenis varietas NK Perkasa Sakti, dibutuhkan benih sekitar 14 kilogram per hektare. Sementara itu, kebutuhan pupuk seperti urea dan Phonska mencapai kurang lebih 7 kwintal per hektare, angka yang cukup tinggi bagi petani dengan keterbatasan modal.

Menurutnya, tingginya kebutuhan benih dan pupuk tersebut tidak sebanding dengan kondisi ekonomi petani saat ini. Tanpa adanya bantuan atau skema pembiayaan yang meringankan, banyak petani terancam kesulitan dalam memulai masa tanam, yang pada akhirnya berdampak pada penurunan produktivitas.

Baca Juga :  Melalui FGD, Rencana Penetapan Tiga Alur Pelayaran di Kawasan Konservasi Kabupaten Raja Ampat

Keluhan ini menjadi cerminan nyata kondisi di lapangan, di mana petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional masih menghadapi berbagai keterbatasan. Oleh karena itu, diperlukan langkah cepat dan kebijakan strategis dari pemerintah pusat agar sektor pertanian tetap berjalan optimal dan kesejahteraan petani dapat meningkat secara signifikan.

Dengan adanya perhatian serius dari Presiden dan Menteri Pertanian, para petani berharap dapat terus berproduksi dengan tenang, tanpa dihantui beban modal di awal, demi menjaga ketahanan pangan dan masa depan pertanian Indonesia.

Suroto/Red

Berita Terkait

ADM KPH Kuningan Siti Khasanah, S.Hut Tinjau Petak Tebangan 75d, Apresiasi Kinerja Mitra di BKPH Ciledug
TMMD, Bangkitkan Perekonomian Desa Gedong Melalui Transformasi Jalan Desa
Penimbunan BBM Bersubsidi Jadi Ladang Basah Para Oknum Tidak Bertanggungjawab
Klarifikasi Kepala Desa Bantar Panjang Terkait Video Viral, Pimpinan Media Apresiasi Langkah Brimob Polda Jabar
Fasilitas Umum Tak Kunjung Dibangun, Dana CSR PT. Eka Mas Republik Ditengarai Masuk Rekening Pribadi
Pelantikan Pengurus HMI MPO Cabang Bogor, Momentum Regenerasi dan Konsolidasi Gerakan
Gelar Pendidikan dan Latihan Diklat IV Kafilah Penuntun Hizbul Wathan UMBARA
PC Satria Kabupaten Bogor Gelar Satria Fest, Galang Donasi Untuk Korban Bencana di Sumatera

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 12:26 WIB

Jeritan Petani Kuningan ke Presiden dan Menteri Pertanian: Butuh Solusi Nyata, Pinjaman Bibit dan Pupuk Bayar Saat Panen

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:50 WIB

ADM KPH Kuningan Siti Khasanah, S.Hut Tinjau Petak Tebangan 75d, Apresiasi Kinerja Mitra di BKPH Ciledug

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:59 WIB

TMMD, Bangkitkan Perekonomian Desa Gedong Melalui Transformasi Jalan Desa

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:34 WIB

Penimbunan BBM Bersubsidi Jadi Ladang Basah Para Oknum Tidak Bertanggungjawab

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:58 WIB

Klarifikasi Kepala Desa Bantar Panjang Terkait Video Viral, Pimpinan Media Apresiasi Langkah Brimob Polda Jabar

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:28 WIB

Fasilitas Umum Tak Kunjung Dibangun, Dana CSR PT. Eka Mas Republik Ditengarai Masuk Rekening Pribadi

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:53 WIB

Pelantikan Pengurus HMI MPO Cabang Bogor, Momentum Regenerasi dan Konsolidasi Gerakan

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:52 WIB

Gelar Pendidikan dan Latihan Diklat IV Kafilah Penuntun Hizbul Wathan UMBARA

Berita Terbaru