Puluhan Aktivis Kendal Memperingati Hari Anti Korupsi se Dunia, Ini Pesannya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Desember 2024 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan aktivis yang tergabung dalam Presidium Masyarakat Sipil Kendal (PMSK) memperingati Hari Anti Korupsi se Dunia (Hakordia) di Simpang Tiga RSS Kabupaten Kendal, Senin 9/12/2024.

TRIBUNCHANNEL.COM – Kendal – Puluhan aktivis yang tergabung dalam Presidium Masyarakat Sipil Kendal (PMSK) memperingati Hari Anti Korupsi se Dunia (Hakordia) di Simpang Tiga RSS Kabupaten Kendal, pada hari Senin 9/12/2024.

 

Momentum penting ini untuk mengingatkan dunia tentang betapa rusaknya praktik korupsi bagi pembangunan, keadilan sosial dan masa depan bangsa. PMSK mengingatkan akan pentingnya komitmen bersama untuk memberantas korupsi di berbagai sektor khususnya di Kabupaten Kendal, sedunia pada umumnya.

Baca Juga :  Warga Desa Isorejo Keluhkan Kandang Ayam yang Dekat Dengan Pemukiman

 

PMSK yang digawangi oleh Haryono, Rahmad Dakwah, Habib Novel mengisi kegiatan bakti sosial dengan membagikan roti dan air mineral kepada masyarakat yang melintas.

Dalam kegiatannya Haryono salah satu aktivis dan pemerhati  kebijakan Pemerintah Daerah  menyampaikan, “Kami dari Presidium Masyarakat Sipil Kendal memperingati hari anti korupsi sedunia dengan membagikan makanan kecil kepada masyarakat. Kami akan bekerjasama dengan masyarakat dan elemen lainnya seperti Kepolisian dan Kejaksaan dalam melakukan tupoksi kami sebagai kontrol sosial, “Kami berharap pemerintah Kabupaten Kendal yang akan datang bersih dari praktek Korupsi, “ucap Haryono.

Baca Juga :  APH Belum Berhasil Mengamankan Penjual Judi Togel Putihan Yang Marak di Wilayah Kendal

 

Sementara itu, Habib Novel salah satu tokoh masyarakat Kendal menyampaikan, “Semoga pemerintahan yang sekarang lebih berhati – hati jangan sampai tersandung kasus korupsi. Peringatan Hari Anti Korupsi ini kita laksanakan setiap tahun Insya Allah untuk tahun depan kita akan mengadakan seminar dan mengundang KPK sebagai narasumber, “terangnya.

 

“Kami, Para aktivis dan warga Kabupaten Kendal mengajukan petisi untuk menuntut penanggulangan terhadap korupsi di berbagai sektor pemerintahan di Kabupaten Kendal. Karena kami percaya bahwa korupsi sangat merugikan masyarakat, menghambat pembangunan, dan merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah, “pungkasnya.

 

Red

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru