Tekanan Fiskal 2026, PDIP Jepara Prioritaskan Rakyat Kecil

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fraksi PDIP Perjuangan Tegaskan Politik Keberpihakan Rakyat di Tengah Tekanan Anggaran 2026.

TRIBUNCHANNEL.COM –JEPARA  — Di tengah penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang berpotensi menekan kapasitas fiskal daerah, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jepara menegaskan sikap politiknya untuk tetap menjaga program pro-rakyat agar tidak dikorbankan. Sikap tegas itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Jepara dari Fraksi PDIP Perjuangan, Drs. H. Junarso, dalam Rapat Paripurna DPRD Jepara yang membahas arah kebijakan dan program prioritas Tahun Anggaran 2026.

 

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. H. Junarso, menegaskan bahwa penurunan anggaran akibat berkurangnya Transfer ke Daerah (TKD) tidak boleh menjadi alasan melemahnya pelayanan publik maupun terhentinya program-program yang menyentuh langsung kepentingan rakyat kecil.

Dalam pandangan Fraksi PDI Perjuangan yang disampaikannya pada Rapat Paripurna DPRD Jepara, Junarso menekankan bahwa kondisi fiskal yang terbatas justru menuntut keberanian politik untuk menentukan prioritas secara tegas dan berpihak.

 

“Fraksi PDI Perjuangan berpandangan, keterbatasan anggaran tidak boleh mengorbankan kepentingan rakyat. Program peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan petani, nelayan, dan UMKM harus tetap berjalan secara maksimal karena inilah fondasi ketahanan ekonomi daerah,” tegas Junarso.

Baca Juga :  Aktivis TUNDUNG Madiun Tuding Pengadaan Non-ASN RSUD Caruban Diduga Tidak Transparan

 

SDM, Petani, Nelayan, dan UMKM Tetap Prioritas

Menurut Fraksi PDIP Perjuangan, sektor peningkatan SDM dan ekonomi kerakyatan merupakan investasi jangka panjang yang tidak boleh dipangkas. Pendidikan, pelatihan keterampilan, pendampingan UMKM, serta dukungan terhadap sektor pertanian dan perikanan dinilai sebagai tulang punggung perekonomian Jepara, terutama di saat tekanan ekonomi nasional masih dirasakan masyarakat bawah.

 

Junarso menegaskan bahwa keberpihakan anggaran harus tetap diarahkan untuk memperkuat daya tahan rakyat, bukan sekadar mengejar angka-angka administratif.

 

“Jika SDM kuat, petani dan nelayan berdaya, serta UMKM tumbuh, maka ekonomi Jepara akan tetap hidup meski tekanan fiskal terjadi,” ujarnya.

 

Dorong Optimalisasi PAD dan Efisiensi Belanja

Selain menjaga program pro-rakyat, Fraksi PDI Perjuangan juga mendorong Pemerintah Daerah untuk lebih serius memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui langkah-langkah yang adil, terukur, dan tidak membebani rakyat kecil.

Baca Juga :  Bupati Dico Sebut Ada 13 Titik Pengerjaan Infrastruktur Jalan Tengah Berlangsung di Kendal

Optimalisasi PAD, menurut Junarso, harus dibarengi dengan perbaikan sistem, peningkatan kepatuhan, serta penutupan celah kebocoran, bukan dengan menaikkan beban masyarakat secara serampangan.

Di sisi lain, Fraksi PDIP Perjuangan secara tegas merekomendasikan efisiensi anggaran terhadap program-program yang dinilai tidak bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

 

“Anggaran daerah harus diarahkan pada program yang berdampak nyata. Kegiatan seremonial, belanja yang minim manfaat publik, dan program yang tidak memiliki outcome jelas perlu dievaluasi dan dikurangi,” kata Junarso.

 

Komitmen Politik Anggaran Berkeadilan

Sikap Fraksi PDI Perjuangan ini menegaskan garis politik anggaran yang berkeadilan sosial, sebagaimana nilai dasar perjuangan partai. Dalam pembahasan APBD 2026 mendatang, Fraksi PDIP Perjuangan menyatakan siap mengawal agar kebijakan anggaran tidak menjauh dari kebutuhan riil masyarakat Jepara.

Rapat Paripurna tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa kebijakan fiskal daerah 2026 tidak hanya responsif terhadap tekanan anggaran, tetapi juga tetap berorientasi pada kesejahteraan rakyat, penguatan ekonomi lokal, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Jepara secara berkelanjutan.

Petrus/Red

Berita Terkait

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas
Senangnya Hati Senimah, Rumahnya Sudah Bagus Berkat TMMD

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:07 WIB

Senangnya Hati Senimah, Rumahnya Sudah Bagus Berkat TMMD

Berita Terbaru

Jawa Timur

Pemdes Betek Salurkan Bantuan Dari Bapanas Pada 335 KPM

Selasa, 14 Apr 2026 - 14:54 WIB