Permainan Tradisional Dakon Latih Kognitif Anak Usia Dini di KB Wijaya Kusuma

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 23:01 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Permainan Tradisional Dakon Latih Kognitif Anak Usia Dini di KB Wijaya Kusuma

 

TRIBUNCHANNEL. COM-Jepara – Ada yang berbeda pada kegiatan belajar di KB Wijaya Kusuma, Senin (20/4/2026). Anak-anak tampak antusias mengikuti pembelajaran yang dikemas melalui permainan tradisional dakon. Kegiatan ini diikuti oleh 12 siswa dari kelas Matahari.

Di tengah pesatnya perkembangan era digital, anak-anak kini lebih akrab dengan gawai dibandingkan permainan fisik. Padahal, permainan tradisional seperti dakon—atau yang juga dikenal sebagai congklak—menyimpan banyak manfaat edukatif, khususnya dalam melatih kemampuan kognitif anak usia dini.

Dakon merupakan permainan papan yang dimainkan oleh dua orang menggunakan biji-bijian atau kerang kecil. Tujuannya adalah mengumpulkan sebanyak mungkin biji ke dalam “lumbung”. Meski terlihat sederhana, permainan ini menuntut strategi, konsentrasi, serta kemampuan berhitung.

Baca Juga :  Sebanyak 21 Peserta LKP Yana Ikuti Uji Kompetensi Tata Rias Pengantin di TUK Andi Jepara

Berdasarkan kegiatan yang dilaksanakan di KB Wijaya Kusuma, permainan dakon terbukti efektif dalam mengasah berbagai aspek perkembangan kognitif anak. Saat memindahkan biji satu per satu ke dalam lubang, anak secara tidak langsung belajar mengenal angka, urutan, serta konsep banyak dan sedikit. Aktivitas ini menjadi sarana belajar numerasi yang menyenangkan.

Selain itu, anak juga dilatih untuk berpikir ke depan. Mereka mulai mempertimbangkan langkah yang diambil, seperti menentukan lubang mana yang harus dipilih agar permainan dapat berlanjut. Proses ini melatih kemampuan problem solving atau pemecahan masalah sejak dini.

Baca Juga :  Penyerahan Hadiah Lomba Lari dan Fashion Show Meriahkan Puncak Sedekah Bumi Jobokuto 2026

Tak hanya aspek kognitif, permainan dakon juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan sosial emosional anak. Interaksi yang terjadi selama bermain membantu anak belajar bergiliran, bersabar, serta menghargai teman.

Melalui kegiatan sederhana ini, KB Wijaya Kusuma menunjukkan bahwa pembelajaran tidak harus selalu bergantung pada teknologi. Permainan tradisional justru dapat menjadi media efektif untuk menstimulasi tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

ratuandayani/Red

Berita Terkait

Jepara Bersholawat di Karimunjawa, Bupati Singgung Pengajuan Dana Pembangunan Rp55 Miliar
Narso Bantah Tuduhan Mafia BBM, Siap Tempuh Jalur Hukum
Penyegaran Birokrasi Jepara, 29 Pejabat Dilantik untuk Percepat Pelayanan Publik
DPRD Jepara Kebut 4 Ranperda Strategis: Budaya Dilindungi, Industri Dipacu, Pilkada 2029 Disiapkan
Belasan Penerima MBG Dilarikan ke RS PKU Aisyiyah Jepara, Mayoritas Keluhkan Mual, Diare Dan Muntah
PR Pesadika JEKHA Salurkan Sponsorship Rp60 Juta, Dukung Bazar UMKM HUT Bhayangkari ke-74 di Kalinyamatan
Polri Hadir untuk Rakyat, Bazar UMKM dan Pasar Murah Bhayangkari Jepara Ringankan Beban Warga
Diare Merebak di Tiga Sekolah, MBG Sekuro 1 Disetop Sebelum Hasil Lab Keluar

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Jepara Bersholawat di Karimunjawa, Bupati Singgung Pengajuan Dana Pembangunan Rp55 Miliar

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Narso Bantah Tuduhan Mafia BBM, Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 18 September 2026 - 15:26 WIB

Penyegaran Birokrasi Jepara, 29 Pejabat Dilantik untuk Percepat Pelayanan Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:10 WIB

DPRD Jepara Kebut 4 Ranperda Strategis: Budaya Dilindungi, Industri Dipacu, Pilkada 2029 Disiapkan

Rabu, 16 September 2026 - 20:30 WIB

Belasan Penerima MBG Dilarikan ke RS PKU Aisyiyah Jepara, Mayoritas Keluhkan Mual, Diare Dan Muntah

Sabtu, 12 September 2026 - 18:02 WIB

PR Pesadika JEKHA Salurkan Sponsorship Rp60 Juta, Dukung Bazar UMKM HUT Bhayangkari ke-74 di Kalinyamatan

Sabtu, 12 September 2026 - 11:26 WIB

Polri Hadir untuk Rakyat, Bazar UMKM dan Pasar Murah Bhayangkari Jepara Ringankan Beban Warga

Rabu, 9 September 2026 - 20:45 WIB

Diare Merebak di Tiga Sekolah, MBG Sekuro 1 Disetop Sebelum Hasil Lab Keluar

Berita Terbaru