BG Santoso 6 Segera Diapungkan, Pemulihan Dasar Laut Mororejo Jadi Tahap Berikutnya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:55 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BG Santoso 6 Segera Diapungkan, Pemulihan Dasar Laut Mororejo Jadi Tahap Berikutnya

 

TRIBUNCHANNEL.COM-JEPARA- 21 Juli 2026 – Penanganan tongkang bermuatan batubara BG Santoso 6 yang kandas di perairan Mororejo, Jepara, memasuki babak baru. Setelah hampir satu bulan menjadi perhatian publik, fokus operasi kini mengarah pada upaya pengapungan penuh tongkang dan pemulihan area laut yang terdampak tumpahan batubara.

Informasi terbaru yang diperoleh media dari salah satu staf perusahaan yang terlibat dalam penanganan di lapangan menyebutkan bahwa apabila target tongkang berada dalam kondisi steady atau stabil berhasil tercapai, proses akan langsung dilanjutkan menuju pengapungan penuh.

“Apabila sudah ngapung sepenuhnya, tahap berikutnya adalah pengelasan atau doubling pada struktur yang terindikasi bocor. Setelah itu dilanjutkan pengambilan batubara yang tercecer ke laut,” ujar sumber tersebut kepada media.

Tahap Teknis Belum Berakhir

Keterangan itu sekaligus mengklarifikasi bahwa keberhasilan mengapungkan BG Santoso 6 bukanlah akhir dari seluruh operasi. Tim teknis masih harus memastikan kondisi konstruksi tongkang benar-benar aman melalui proses perbaikan pada bagian lambung yang diduga mengalami kerusakan.

Baca Juga :  Bangkit, Berkembang, Terbang: Riyadhoh Sholawat 2026 Pererat Silaturahmi Anggota Jepara

Langkah pengelasan atau doubling structure menjadi bagian penting untuk mengembalikan integritas badan tongkang sebelum dilakukan tahapan lanjutan maupun pemindahan ke lokasi yang lebih aman.

Setelah pekerjaan tersebut selesai, operasi akan memasuki fase yang paling ditunggu masyarakat, yaitu pengangkatan batubara yang tercecer dan diduga mengendap di dasar laut sekitar lokasi kejadian.

Kronologi Singkat

BG Santoso 6 diketahui berangkat dari Kalimantan Selatan dengan muatan sekitar 7.221 ton batubara menuju Marunda, Jakarta Utara. Dalam perjalanan, tongkang mengalami kemiringan akibat pergeseran muatan yang dipengaruhi kondisi gelombang laut.

Kondisi tersebut terus memburuk hingga akhirnya tongkang kandas di perairan Jepara. Sejak akhir Juni 2026, berbagai upaya penyelamatan dilakukan, termasuk pengerahan tim salvage profesional untuk menstabilkan dan mengapungkan kembali tongkang.

Pemulihan Lingkungan Jadi Sorotan

Baca Juga :  PR Pesadika JEKHA Salurkan Sponsorship Rp60 Juta, Dukung Bazar UMKM HUT Bhayangkari ke-74 di Kalinyamatan

Selain aspek keselamatan pelayaran, perhatian publik kini tertuju pada rencana pemulihan lingkungan laut. Pengangkatan batubara yang tercecer dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi potensi dampak terhadap ekosistem perairan dan aktivitas nelayan di kawasan Mororejo.

Masyarakat berharap proses tersebut dilakukan secara transparan, terukur, dan diawasi oleh instansi terkait agar kondisi perairan dapat kembali normal setelah insiden yang menjadi perhatian luas ini.

Menanti Tahap Penentuan

Saat ini seluruh pihak masih menunggu keberhasilan tahap stabilisasi dan pengapungan penuh BG Santoso 6. Apabila target tersebut tercapai, operasi akan memasuki fase perbaikan struktur tongkang sebelum dilanjutkan dengan pengangkatan batubara dari dasar laut.

Perkembangan ini menandai perubahan fokus dari penyelamatan aset pelayaran menuju pemulihan lingkungan. Keberhasilan penanganan BG Santoso 6 nantinya tidak hanya diukur dari berhasilnya tongkang diselamatkan, tetapi juga dari tuntasnya upaya membersihkan batubara yang tercecer serta terjaganya keselamatan dan kelestarian perairan Jepara.

Petrus/Red

Berita Terkait

Jepara Bersholawat di Karimunjawa, Bupati Singgung Pengajuan Dana Pembangunan Rp55 Miliar
Narso Bantah Tuduhan Mafia BBM, Siap Tempuh Jalur Hukum
Penyegaran Birokrasi Jepara, 29 Pejabat Dilantik untuk Percepat Pelayanan Publik
DPRD Jepara Kebut 4 Ranperda Strategis: Budaya Dilindungi, Industri Dipacu, Pilkada 2029 Disiapkan
Belasan Penerima MBG Dilarikan ke RS PKU Aisyiyah Jepara, Mayoritas Keluhkan Mual, Diare Dan Muntah
PR Pesadika JEKHA Salurkan Sponsorship Rp60 Juta, Dukung Bazar UMKM HUT Bhayangkari ke-74 di Kalinyamatan
Polri Hadir untuk Rakyat, Bazar UMKM dan Pasar Murah Bhayangkari Jepara Ringankan Beban Warga
Diare Merebak di Tiga Sekolah, MBG Sekuro 1 Disetop Sebelum Hasil Lab Keluar

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Jepara Bersholawat di Karimunjawa, Bupati Singgung Pengajuan Dana Pembangunan Rp55 Miliar

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Narso Bantah Tuduhan Mafia BBM, Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 18 September 2026 - 15:26 WIB

Penyegaran Birokrasi Jepara, 29 Pejabat Dilantik untuk Percepat Pelayanan Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:10 WIB

DPRD Jepara Kebut 4 Ranperda Strategis: Budaya Dilindungi, Industri Dipacu, Pilkada 2029 Disiapkan

Rabu, 16 September 2026 - 20:30 WIB

Belasan Penerima MBG Dilarikan ke RS PKU Aisyiyah Jepara, Mayoritas Keluhkan Mual, Diare Dan Muntah

Sabtu, 12 September 2026 - 18:02 WIB

PR Pesadika JEKHA Salurkan Sponsorship Rp60 Juta, Dukung Bazar UMKM HUT Bhayangkari ke-74 di Kalinyamatan

Sabtu, 12 September 2026 - 11:26 WIB

Polri Hadir untuk Rakyat, Bazar UMKM dan Pasar Murah Bhayangkari Jepara Ringankan Beban Warga

Rabu, 9 September 2026 - 20:45 WIB

Diare Merebak di Tiga Sekolah, MBG Sekuro 1 Disetop Sebelum Hasil Lab Keluar

Berita Terbaru