Bukti Kampung Pesilat Bukan Jargon! Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Madiun Satukan 3.000 Pendekar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Madiun Hari Wuryanto selaku Pemimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-98 di Alun-alun Reksogati Caruban

TRIBUNCHANNEL.COM- MADIUN-
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Madiun berlangsung khidmat dan penuh makna persatuan. Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H.,M.Ak mengajak seluruh pemuda untuk tidak melupakan jiwa patriotisme dan nasionalisme para pendahulu bangsa.

Upacara yang digelar di halaman Alun-alun Reksogati Caruban, Rabu (28/10/2026) ini mengusung tema nasional “Patriotik, Gigih, Berempati Pemuda untuk Indonesia” Tema tersebut selaras dengan semangat Madiun Bersahaja yang terus digaungkan Pemkab Madiun.

Dalam amanatnya, Bupati Hari Wuryanto membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir yang menekankan bahwa nilai-nilai Sumpah Pemuda tidak cukup hanya dihafal, tetapi harus diwujudkan melalui karakter, pengabdian dan tindakan nyata.

Ia menegaskan, bahwa perjuangan pemuda hari ini berbeda dengan zaman dahulu. Jika dulu berjuang merebut kemerdekaan, kini pemuda berjuang mengisi kemerdekaan dengan karya, kebaikan, dan prestasi.

Baca Juga :  Polres Madiun Ungkap Penipuan Online Pembelian Besi Baja Rp59,9 Juta, Tersangka Ditangkap di Palembang

“Pemuda harus gigih. Jangan abaikan kesempatan yang ada saat ini. Karena kalianlah yang akan menjadi pengganti estafet kepemimpinan kami nantinya. Punya karakter luar biasa, semangat juang tinggi untuk menjaga NKRI,” tegas Bupati.

Pemandangan luar biasa terlihat dalam upacara tersebut. Hampir 3.000 pendekar dari 14 perguruan pencak silat yang tergabung dalam IPSI Kabupaten Madiun berkumpul menjadi satu barisan yang rapi.

Defile pelajar dan penampilan kolosal para pendekar tersebut menjadi simbol kerukunan. Mereka datang dari latar belakang perguruan yang berbeda, namun duduk bersama, baris bersama, dan menunjukkan bahwa Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat Indonesia benar-benar hidup.

Bupati mengapresiasi tinggi kondusivitas tersebut. Menurutnya, keberagaman perguruan silat adalah kekayaan budaya, bukan sumber perpecahan.

“Beda perguruan boleh, tapi tetap satu Indonesia. Alhamdulillah hari ini kita buktikan, hampir 3.000 pendekar kita kumpulkan aman semua. Ini luar biasa, bisa menjadi pesta persaudaraan,” tambahnya.

Baca Juga :  Tak Sekedar Rapat Rutin! PKK Rejosari Perkuat Soliditas dan Tekankan Konsisten Gerakan

Ia berpesan agar predikat Kampung Pesilat tidak hanya menjadi jargon kebanggaan, tapi menjadi tanggung jawab moral. Para pendekar diminta menjadi garda depan menjaga keamanan, ketertiban, dan menyelesaikan masalah secara damai dan bermartabat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun Puji Rahmawati, S.Sos.,M.Si., menambahkan bahwa kegiatan ini adalah momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun solidaritas pemuda.

“Dengan berkumpulnya ribuan pendekar ini, kita lihat potensi pemuda Madiun sangat besar untuk membangun persatuan di tengah keberagaman,” ujarnya.

Melalui momentum Sumpah Pemuda ini Pemkab Madiun berkomitmen akan terus membuka ruang kreativitas, pembinaan prestasi silat, hingga wadah wirausaha bagi pemuda, agar semangat Sumpah Pemuda tidak hanya berhenti di upacara, tapi terwujud dalam aksi nyata membangun daerah.

Juned/Red

Berita Terkait

Operasi Sikat Semeru, Polres Madiun Bekuk 9 Pelaku Curat Lintas Modus
Ekonomi Madiun Meroket 7,48 Persen, DPMPTSP Kabupaten Madiun Anugerahi Investor Taat Aturan
Polres Madiun Gerebek Kontrakan di Saradan, Empat Pria Pesta Sabu Diciduk
Operasi Patuh Semeru 2026 Dimulai, Kapolres Madiun Tegaskan Penindakan Tegas dan Humanis
Rp. 300 Juta Jadi Pondasi, Kades Mruwak Mangkir Audensi
Diskominfo Kabupaten Madiun Gaungkan Perlindungan Anak di Ruang Digital
Polres Madiun Ungkap Penipuan Berkedok Jalur Khusus Taruna PPI, Kerugian Korban Rp150 Juta
Hari Kedua Digelar, Disnakerperin Madiun Mantapkan IKM Go Digital Menuju Pasar Global

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Operasi Sikat Semeru, Polres Madiun Bekuk 9 Pelaku Curat Lintas Modus

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Bukti Kampung Pesilat Bukan Jargon! Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Madiun Satukan 3.000 Pendekar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Ekonomi Madiun Meroket 7,48 Persen, DPMPTSP Kabupaten Madiun Anugerahi Investor Taat Aturan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Polres Madiun Gerebek Kontrakan di Saradan, Empat Pria Pesta Sabu Diciduk

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Operasi Patuh Semeru 2026 Dimulai, Kapolres Madiun Tegaskan Penindakan Tegas dan Humanis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Rp. 300 Juta Jadi Pondasi, Kades Mruwak Mangkir Audensi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:51 WIB

Diskominfo Kabupaten Madiun Gaungkan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Polres Madiun Ungkap Penipuan Berkedok Jalur Khusus Taruna PPI, Kerugian Korban Rp150 Juta

Berita Terbaru