Amankan Mudik Lebaran 2024, 290 Personel Gabungan di Kota Pekalongan Diterjunkan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 April 2024 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

290 personel gabungan TNI, Polri dan instansi terkait (Satpol-P3KP, Dishub, Dinkes, BPBD) disebar dalam Operasi Ketupat Candi (OKC) Tahun 2024, untuk pengamanan mudik Lebaran Idul Fitri 1445 H.

TRIBUNCHANNEL.COM – Kota Pekalongan – Sebanyak 290 personel gabungan baik dari jajaran TNI, Polri dan instansi terkait (Satpol-P3KP, Dishub, Dinkes, BPBD) disebar dalam Operasi Ketupat Candi (OKC) Tahun 2024, untuk pengamanan mudik Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriyah. Ratusan personel tersebut akan ditempatkan di posko yang tersebar di beberapa wilayah Kota Pekalongan.

Sebelum pelaksanaan pengamanan pada Hari H, jajaran Polres Pekalongan Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Pengamanan Operasi Ketupat Candi Tahun 2024 yang dipimpin oleh Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Doni Prakoso Widamanto, SIK dan turut dihadiri oleh Kasdim 0710/Pekalongan, Mayor Arh  Ahmad Thohir, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Setda Kota Pekalongan, Soesilo, dan sejumlah Forkopimda lainnya, berlangsung di Lapangan Mataram Kota Pekalongan, Kamis (4/4/2024).

 

AKBP Doni mengungkapkan bahwa, Operasi Ketupat Candi 2024 berlangsung selama 13 hari terhitung tanggal 4 April sampai dengan 16 April 2024. Operasi terpusat Ketupat Candi dilaksanakan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat selama melaksanakan perjalanan mudik dan balik Lebaran Tahun 2024. Menurutnya, pelaksanaan apel ini sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel yang akan melaksanakan pengamanan sepanjang jalur mudik di Kota Pekalongan.

Baca Juga :  Gara - Gara Intimidasi Wartawan, Oknum Pengurus Koperasi KPBS Grosir Setono Pekalongan Diperiksa Polisi

Setelah itu, para personel langsung ditugaskan untuk menempati pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu yang telah dibangun.

 

“Polres Pekalongan Kota melaksanakan operasi kemanusiaan dengan sandi Operasi Ketupat Candi (OKC) Tahun 2024, kami menerjunkan personel gabungan baik dari TNI, Polri, Satpol P3KP, Dishub, Dinkes, BPBD dan sebagainya sejumlah 290 orang, tetapi dengan penguatan personel-personel lainnya dengan melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), “ucapnya.

 

Disampaikan AKBP Doni, dikarenakan Kota Pekalongan sendiri tidak memiliki jalur tol, maka tidak menerapkan sistem One Way. Namun, pengamanan berfokus pada kegiatan masyarakat di jalur arteri yang sifatnya  aglomerasi (kegiatan masyarakat antar kota/kabupaten tetangga). Pihaknya memprediksi ada sekitar 20 ribu-30 ribu orang pemudik yang melintas di Kota Pekalongan baik berasal dari luar kota maupun aglomerasi. Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada H-2 Lebaran atau Senin, 8 April 2024.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Pemdes Banjarsari Kulon Kebut Infrastruktur Jalan

 

Lanjutnya, adapun pos pengamanan (pospam) yang disiapkan ada 3 pos, yakni di Pos Exit Tol Setono, Pos THR Monumen dan Pos Ramayana Pekalongan. Disamping itu, Polres Pekalongan Kota juga menyiapkan tim urai yang akan digerakkan apabila ada perlambatan arus lalu lintas yang terjadi di Kota Pekalongan.

 

“Untuk pengalihan arus juga sudah kami lakukan rekayasa lalu lintas kaitannya dengan jalur mudik masyarakat yang melalui jalur arteri, terutama jalur alternatif sumbu tiga dari pemberlakukan One Way di jalan tol, nanti akan ditempatkan kantong-kantong parkir dan alternatif lain baik rekayasa jalan, penutupan jalan, maupun pembukaan jalan. Namun, hal itu sifatnya situasional melihat situasi dan kondisi di jalan tersebut seperti apa,”tandasnya.

 

Usai apel gelar pasukan, AKBP Doni beserta sejumlah pejabat Forkopimda lainnya juga melakukan pengecekan kesiapan personel dan armada yang akan digunakan untuk pengamanan mudik Lebaran 2024. 

 

Red

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru